Filed under LastCall

Seperti Orang Ketinggalan Pesawat

#LastCall6 “Awaaaas……!,” saya lupa siapa yang teriak diantara kami. Mobil yang kami tumpangi baru saja menabrak sesuatu. Seekor hewan? Mungkin. Sebuah benda? Mungkin juga. “Astaghfirullah, Ya Allah tadi itu apa?” tanyaku, takut. Rina mengucapkan sesuatu yang tak jelas dalam pendengaranku, mungkin ekspresi gusar dan takut yang sama. “Sudah, jangan dibahas,” begitu kata teman kami dari … Continue reading

Beneran Last Call

#LastCall5 Saya terbangun. Pukul 02.00 dini hari. Dengan tergesa saya membangunkan Frieska dan Rina. Sudah saatnya berangkat, tapi ini telat. Saya buru-buru keluar dari kamar kilat berdinding meja pimpong di sekret UNHAS. Alif dan Rofi masih tertidur pulas. Repotnya, teman-teman UNHAS juga tengah tertidur lelah. Perjalanan beberapa jam sebelumnya menembus gerimis Makassar demi mengantarkan kami … Continue reading

Sekretariat dan Kamar Kilat

#LastCall4 Baru kali ini kutemukan kawan Makassar yang ramah dan lembut. Mungkin ini akibat pertemuan di forum-forum yang terbiasa mendengarkan mereka bersuara lantang. Dia lah Daeng yang menawarkan kami RentCar, pelayanan yang luar biasa kepada calon penumpang, sopan dan ah saya terkesan. Bisa saya bilang bahkan jauh lebih baik service disini daripada di Padang. Kami … Continue reading

Menunggu

#Lastcall3 Kami sampai di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. Ini untuk keempat kalinya saya menapaki Bandara terfavorit saya sepanjang perjalanan nusantara. Kami turun melalui pintu yang berbeda. Saya, Rina, dan Rofi duduk di bagian depan sehingga keluar dari pintu depan. Alif dan Frieska duduk di bagian belakang sehingga keluar dari pintu belakang. Ketika berada di … Continue reading

Sholat Shubuh di Langit Padang

#LastCall1   Sebelum shubuh, jam 03.00 WIB, semua sudah siap. Satu travel bag, satu ransel, satu tentengan berisi kertas-kertas LPJ ISMKMI. Alif menelpon mengabarkan mobil yang akan mengantarkan kami ke bandara masih belum tiba. Artinya terancam telat. Saya menghubungi Frieska. Dalam pagi yang membutuhkan keputusan cepat itu, saya beralih rencana keberangkatan dari nebeng Alif menjadi … Continue reading