Run for TB || 24 Maret 2013

Pohon aja takut sama TB

Pohon aja takut sama TB

Akhir tahun lalu, saya ditugasi salah satu dosen untuk mengambil data penelitian di rumah sakit khusus TB Paru, di sini disebutnya BP4 (Balai Pengobatan Penyakit Paru-Paru). Adapun judulnya tentang kepatuhan berobat pasien TB. Dari 7 hari penelitian saya berganti-ganti pasangan (kadang tak punya pasangan) untuk sampai ke BP4. BP4 terletak di luar kota Padang, tepatnya di Lubuk Alung, sekitar 1 jam kecepatan ngebut bila dari pusat kota Padang bila dengan kendaraan bermotor. Aktivitas penelitian sampingan yang mengesankan. Banyak pasien, bahkan semua pasien, adalah yang aktif terpapar asap rokok baik sebagai perokok ataupun sebagai keluarga perokok. Okay, terlalu lama intro, dalam paragraf awal ini saya cuma mau menyampaikan bahwa hari ini 24 Maret 2013 adalah Hari TB Sedunia (HTBS) atau Wolrd TB Day.

 
Jika pagi tadi kawan-kawan berada di Kota Jakarta, sedikit melewati Monas, atau justru pergi main ke Monas, maka akan bertemu dengan yang katanya ribuan orang memadati monas dalam memperingati HTBS yang digagas oleh Kementerian kesehatan. Atau yang tadi sempat melewati Bundaran HI tentu tidak ketinggalan menyaksikan pameran manusia dari Rumah Zakat yang menggelar kampanye anti-rokok. Atau yang aktif mengikuti twitter dan jangan-jangan ikut serta lomba yang dilaksanakan PKUPU feat ISMKMI. Ketiga aktivitas di lokasi favorit ini bertujuan sama : Run for TB.

 
Tubercolosis atau yang sering disebut dengan TB merupakan penyakit yang disebabkan oleh Mikrobakterium dan dapat menular lewat udara.Penyakit ini merupakan penyebab utama kecacatan dan kematian hampir di sebagian besar negaran di dunia. Umumnya penyakit ini menyerang paru-paru, kelenjar getah bening, selaput otak, kulit, tulang dan persendian, usus, ginjal dan organ tubuh lainnya.

 
Di Indonesia, TB masih merupakan masalah kesehatan penting sekaligus merupakan salah satu indikator keberhasilan MDGs yang harus dicapai oleh manusia, yaitu menurunkan angka kesakitan dan kematian menjadi setengahnya di tahun 2015. WHO menyatakan bahwa Indonesia merupakan negara urutan ke-5 dari 22 negara yang memiliki masalah TB terbesar di dunia.

Meskipun beberapa konsep pencegahan TB lebih kepada area-area pemberian obat, pencegahan dengan meningkatkan daya tahan tubuh layaknya adalah pencegahan yang paling baik, paling mudah, dan paling hemat dilakukan.

Berikut beberapa aktivitas yang bisa dilakukan dalam rangka untuk membentuk benteng pertahanan dari masuknya bakteri TB :

  • Konsumsi makanan bergizi. Dengan asupan makanan bergizi, daya tahan tubuh akan meningkat. Produksi leukosit pun tidak akan mengalami gangguan, hingga siap melawan bakteri TBC yang kemungkinan terhirup. Selain itu, konsumsi makanan bergizi juga menghindarkan terjadinya komplikasi berat akibat TBC.
  • Vaksinasi dengan vaksinasi BCG yang benar dan di usia yang tepat, sel-sel darah putih menjadi cukup matang dan memiliki kemampuan melawan bakteri TBC. Meski begitu, vaksinasi ini tidak menjamin penderita bebas sama sekali dari penyakit TBC, khususnya TBC paru. Hanya saja kuman TBC yang masuk ke paru-paru tidak akan berkembang dan menimbulkan komplikasi. Bakteri juga tidak bisa menembus aliran darah dan komplikasi pun bisa dihindarkan. Dengan kata lain, karena sudah divaksin BCG, anak hanya menderita TBC ringan.
  • Lingkungan. Lingkungan yang kumuh dan padat akan membuat penularan TBC berlangsung cepat. Itulah mengapa upayakan lingkungan yang sehat dan jaga kebersihan makanan dan minuman. Istirahat dan berolahragalah yang cukup agar daya tahan tubuh meningkat.

Inti kedua dari postingan ini adalah tiga poin terakhir. Kenapa harus mengobati bila bisa menghindari TB?Ayoo nah Move ON… Run for TB.!!!. 

(Nilna R. Isna/dari berbagai sumber data)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s