Kuliner Mengesankan Sepanjang Sumatera

dan cerita menarik ketika menikmatinya

1. MIE ACEH – ACEH

Ceritanya shubuh-shubuh nyampe Aceh. Penginapan masih sepi. Dan target utama kita adalah “pengen makan mie aceh”. Alhasil setelah mengutarakan keinginan ke “kakanda” kita… hehe. (makasi yg bg Afriady), kita dibeliin mie aceh… Padahal waktu itu cuma bilang “pengen makan” bukan “minta dibeliin”. Hehehe…

Waktu itu yang versi udang-nya. Yang diphoto ini versi kepitingnya. Hehe.

(moment muswil I ISMKMI 2010*)

 

2. TEH TARIK – ACEH

Yah, berhubung saya juga tertarik dengan namanya “teh tarik”, alhasil temennya mie aceh saat makan di “dapu kupi” Aceh, saya pesennya teh tarik. Eh, ga tahunya teh tarik itu teh telur.. hehe #ketipu45😀

(moment muswil I ISMKMI 2010*)

 

3. KOPI ACEH – ACEH

Kopi yang akhirnya membuat saya ketagihan minum kopi. Kopi dengan warna paling hitam ini benar-benar memikat. Warnanya boleh hitam tapi rasanya manis luar biasa. Saya lebih senang menyebutkan rasanya : nikmat memikat ^^

Ceritanya, pagi-pagi saya cancel tiket ke bandara. Seharusnya pagi itu saya sudah berangkat ke Medan untuk nyambung ke Padang demi Grand Final UNAND AWARDS. Namun akhirnya saya memutuskan untuk melepaskan UNAND Awards dan meneruskan amanah sebagai Korwil I ISMKMI yang baru saja diemban. Alhamdulillah tiket bisa dipending sampai besok dengan sedikit membayar denda.

Dari bandara menuju kembali ke ruang sidang, saya pesan 2 bungkus kupi aceh, secara malamnya saya kurang tidur, jadi harus tetap melekin ini mata😀
Berhasil, kopi aceh mampu membuat mata saya terang benderang hingga akhir sidang. Meskipun saking semangatnya, saya hampir menumpahkan setengah bungkus untuk dibagi ke Aya, rekan mahasiswa dari Padang yang juga ke Aceh.😀 Ini sumpah kopi paling memikat di Indonesia.

(moment muswil I ISMKMI 2010*)

 

4. BIKA AMBON – MEDAN

^^ Kue aneh, namanya Bika Ambon tapi asalnya dari Medan. Well, kalau kamu ke Medan tanpa bawa oleh-oleh Bika Ambon. Rugii45. Kue Bika Ambon emang cocok buat oleh-oleh, yang mengakibatkan dalam beberapa kali ke Medan, saya HARUS ke toko Bika Ambon dulu. Kalau nggak, bisa ngamuk-ngamuk orang Padang. ^^ Pulang dari Medan bawa Bika Ambon, It’s a must!.

(moment MATAPENA ISMKMI 2010*)

 

5. BOLU GULUNG MERANTI – MEDAN

Ada lagi nih khas Medan yang nggak boleh ketinggalan. “Bolu Gulung Meranti” Hmm, bolu dengan kotak kue yang khas ini paling banyak dijejerin saat kamu di bandara, baik kotak-kotak di toko-toko, maupun kotak-kota di tangan-tangan penduduk bandara yang berseliweran ^^.

(moment MATAPENA ISMKMI 2010*)

 

6. PEMPEK – PALEMBANG

^^Kalau udah tentang Pempek Palembang, saya mesti colek Lafi Munira n Mardiana Khiroz dan colek Angyun Abraham buat pamer. Hehe. ;D. Cerita tentang Pempek, saat munas Palembang, ceritanya kita “celingak celinguk” di Rusunawa UNSRI, kelaperan, n bosan. Berhubung panitia tuan rumah masih sibuk siap-siap untuk pembukaan, kita pun para delegasi “yang pengen cari udara luar” ini kabuuur.. Hahah. Sekitar belasan orang nekat naik angkot (padahal satu orang pun gag ada yang ngerti Palembang/Indralaya. Tapi kata bang Aan UTU, kita jalan aja, rame-rame kok, gapapa. Hilang satu hilang semua. Huaha.. #kasianpanitia.

Alhasil perjalanan itu sempat nyampe di tugu Kabupaten Ogan Ilir, makan pempek deh disana. Eh, tahu gag, saya bingung, “ternyata gini loh rasa pempek asli?, Kok enak yang di Padang yaah?” Haha.. #Lidahkuparah….

Oiyah, saat itu kirain udah jauh aja jalannya. Eh, nggak tahunya cuma keliling-keliling UNSRI. Tiba-tiba nyampe Alfamart, trus jalan kaki deh dari Alfamart menuju Rusunawa dan jalan kakinya itu jaaauuuuhhh banget… Padahal sopir angkotnya udah ningetin. Dasar waktu itu delegasi pada bandel. Pada sotoy… Hahah….

(moment MUNAS XI ISMKMI 2009*)

 

7. DUKU – PALEMBANG


Duku Palembang, oleh-oleh wajib dari Palembang. Ngomong-ngomong tentang duku Palembang. Saya colek Pramana Anggi, Elvira Yunita, n Shara Jeane dulu. ;D Jadi pulang dari Palembang, kita ngebis ke Padang. Dalam perjalanan, bis berhenti di deretan kios pedagang Duku Palembang. Huaaah, deretan gtu deh pedagangnya. Waktu itu sekitar pukul 10 ato 11an malam.

Kita awalnya pada malas turun, kecapekan. Tapi demi melihat ada yang beli… ‘kayaknya enak’ Hehe. Akhirnya Anggi diutus untuk turun. Saya, Ira, n Aya nitip.
Eh, gg tahunya murah dink. Sekilo cuma 5rbu. Ira sampai balik, ke bawah, dan beli beberapa kilo lagi. (Saya pribadi nyesel nggak nambah T__T gara-gara males turun)

Eits sebenarnya, bukan masalah malas turunnya itu yg menarik. Haha.. (ketawa dulu deh). Jadi di bis ada nenek-nenek yang selama perjalanan curhat habis ke orang yang duduk di sebelahnya + kenek bis. Sang nenek bercerita miris banget : diusir menantu, nggak punya duit, cuma ada duit sekian, pokoknya sedih n miris banget deh.

Tapi… saat ada pembelian per-duku-an, sang nenek naik ke atas bis dengan sekarung besar duku (mau jualan kali ya?) sampai-sampai tu karung ganggu para penumpang yang mau lewat-lewat.

Saya mikir, Anggi juga, Ira juga, Aya juga, karena sebenernya kami juga nyimak curhatan sang nenek tadi. Pertanyaannya sama : katanya gg ada duit, ko bisa beli sekarung besar gitu?

Dan pertanyaan yang berseliweran di kepala masing-masing itu akhirnya dibahasakan oleh sang kenek “Amak! Tadi kato amak, amak ndak bapitih do. Ko sakaruang gadang amak bali lansek haa.??!!”. Sang kenek mete-mete.
Huaaaha wkwkwk, saya n yang lainnya ketawa ngakak (tapi dalam hati, hehe) takut juga kalau ntar disemprot sang nenek.

(ps : itu keneknya ngomong pake bahasa minang, maaf malas translate, artinya cari sendiri yaah. :p )

(moment MUNAS XI ISMKMI 2009*)

 

Ini baru 7 jenis kuliner, masih ada Riau dan Jambi yang sempat saya kunjungi, tapi belum sempat menikmati kuliner khasnya. Lalu Kepri, Bengkulu, Babel, dan Lampung yang masih dalam antrian daftar daerah yang akan dikunjungi…. Tunggu ceritanya yaah. ^^

3 thoughts on “Kuliner Mengesankan Sepanjang Sumatera

  1. yang paliang wak nio kupi atjeh amo pempek palembang, ni, tu baa kecek biai tu ditanyo dek cingkariak tadi??
    oh yo, salam kenal yoh ni…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s