BUDAYA MENULIS, untuk Indonesia Sehat, Indonesia Cerdas

(Dalam Munas Mukernas BPN ISMKI IV, UKM BROCA Fakultas Kedokteran Unand)

2672_1114947436603_1314472153_323907_5192113_nMenulis adalah suatu budaya. Dari menulis lahir hasil karya cipta manusia. Menulis berarti mengajak orang untuk memahami apa yang sedang kita pikirkan dan juga sebgai sarana untuk mempengaruhi pola pemikiran orang lain. Rangkaian kalimat dalam tulisan adalah lorong bagi kita, sebagai penulis, untuk merasuki pemikiran orang lain dan jembatan untuk berhubungan dengan orang tersebut sehingga kita tahu apa yang mereka inginkan saat itu. Melalui sebuah tulisan yang sangat sederhana sekalipun, kita dapat mempengaruhi pola pikir seseorang serta mentransfer pemikiran dan pengetahuan yang kita miliki. Menulis mengajarkan kita untuk tidak pelit dan kikir akan ilmu yang kita kuasai dan ketahui. Terakhir, menulis mendorong kita untuk senantiasa mendalami ilmu yang telah dianugerahkan kepada kita.

Hal inilah yang melatarbelakangi diselenggarakannya agenda tahunan Lembaga Pers Mahasiswa Kedokteran Indonesia yang terlingkup dalam Badan Pers Nasional-Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia. Pertemuan tahunan yang ke-4 ini bertajuk Munas Mukernas IV BPN-ISMKI 2009 (Musyawarah Nasional dan Musyawarah Kerja Nasional IV Badan Pers Nasional-Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia) dengan tema acara “Bedah Dunia dengan Tulisan”. Acara ini dirangkai dengan Seminar Jurnalistik Kesehatan Nasional dan Work Shop Layout serta penetapan beberapa hal terkait kinerja BPN-ISMKI kedepannya dan juga dipilih Direktur BPN-ISMKI untuk masa jabatan 2009-2010 serta Badan Pengurus Harian BPN-ISMKI. Agenda akbar tahunan pers mahasiswa kedokteran ini “dituan rumahi” oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jurnalistik BROCA, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Acara tersebut berlangsung di Hotel Ambacang dan Aula Fakultas Kedokteran Universitas Andalas pada 5-8 Maret 2009 lalu. “Alek gadang urang jurnalistik”, yang merupakan slogan acara ini, dihadiri oleh 13 Lembaga Pers Mahasiswa Fakultas Kedokteran se-Indonesia dari 11 Universitas dengan jumlah delegasi sebanyak 38 orang.

Pertemuan Munas Mukernas selain bertujuan untuk merevitalisasi struktural dari BPN sendiri, juga bertujuan untuk meningkatkan potensi dan kemampuan mahasiswa kedokteran dibidang jurnalistik. Disadari, bahwa seorang dokter yang diharapakan saat ini adalah dokter yang tidak hanya pintar secara akademik saja, tepat mendiagnosis penyakit pasien saja, dan atau memiliki segudang ilmu saja, tetapi yang dibutuhkan sekarang adalah dokter yang mampu mentransfer ilmu yang dimilikinya untuk kepentingan orang banyak. Singkat kata, seorang dokter harus mampu menulis agar bisa memberikan kontribusi lebih bagi kesehatan masyarakat. Acara Munas Mukernas IV BPN-ISMKI 2009 ini secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Andalas, Prof. Dr. Ir. H. Musliar Kasim, MS. Selain itu, juga dihadiri oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK Unand), Dr. Dr. Masrul, M.S, Sp.GK, yang dalam kata sambutannya menegaskan akan besarnya pengaruh pers dalam pergerakan mahasiswa dan pentingnya kemampuan menulis bagi seorang dokter. Beliau menyiratkan bahwa menulis memang bukan suatu hal yang mudah dan tidak ada teori baku mengenai keterampilan menulis. Membiasakan diri untuk menulis merupakan jalan agar kita mampu menjadi seseorang yang luar biasa dalam mengembangkan pemikirannya.

Dalam kesempatan itu juga hadir Pembantu Dekan III FK Unand, Sekretaris Jendral ISMKI, Direktur BPN-ISMKI, Presiden Mahasiswa Unand, Ketua Umum BEM KM FK Unand, perwakilan Genta Andalas, dan perwakilan UKM FK Unand. Delegasi yang turut andil dalam pelaksanaan acara ini berasal dari fakultas kedokteran se-Indonesia , yaitu : FK Universitas Syiah Kuala Aceh, FK Universitas Lambung Mangkurat Kalimantan Selatan, FK Universitas Hasanuddin Makasar, FK Universitas Indonesia, FK Universitas Padjajaran Bandung, FK Universitas Muhammadiyah Malang, FK Universitas Soedirman, FK Universitas Brawijaya Malang, FK Universitas Udayana Bali, FK Universitas Sriwijaya Palembang, dan FK Universitas Andalas.

Sementara itu, untuk Seminar Jurnalistik Kesehatan mengundang : Prof. dr Saleha Sungkar.DAP&E,MS,Sp Par(K) dari Majalah Kedokteran dengan topik “Tulisan Mahasiswa Kedokteran untuk Masyarakat” ; dr. Arina Widya Murni, SpPD dengan topik “Menjalin Hubungan Baik antara Dokter dan Wartawan, Yurnaldi dari Koran Kompas dengan topik “Kriteria Tulisan Kesehatan yang Dapat Dimuat di Media Cetak” ; dan dr. Jondri Akmal yang merupakan pimpinan umum BROCA edisi pertama dengan topik “Sejarah Broca dan Perintisan Pers Kampus Kedokteran”.
Cita-cita besar yang diusung dalam acara ini adalah agar pers mahasiswa, khususnya mahasiswa kedokteran, dapat memperlihatkan eksistensiannya di tingkat nasional. Dengan demikian dapat memotivasi seluruh rekan sejawat kedokteran untuk berperan aktif dalam dunia jurnalistik dalam rangka membantu mewujudkan masyarakat yang melek dengan informasi kesehatan, yang pada akhirnya bermuara pada masyarakat sehat, masyarakat cerdas.
(Hendra Amalfi, Nilna Rahmi Isna/Fakultas Kedokteran Unand)

terbit di Padang Ekspres Minggu, 15 Maret 2009

4 thoughts on “BUDAYA MENULIS, untuk Indonesia Sehat, Indonesia Cerdas

  1. assalamu’alaykum..
    nilna..
    kakak mau korannya..
    bawa segepok pas rapat evaluasi ya..
    hehe..
    ada rencanan mau kasih ke pak dekan juga nih..^__^
    syukran dek..

  2. betulan nih??? mAsuk koran?

    Sayang foto 10Rku tidak kubawa (buat apa?)

    Oklah….

    Terimakasih Padang n Broca atas kebaikan kalian selama kami berada di negeri kalian.

    Peace…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s