Catatan Semalam

Catatan-catatan Semalam
(kok jadi mistis gini ya?)

25 Desember 2008
Semalam, laptopku dicuri maling yang masuk dari jendela. Jendela rumahku tanpa terali. Laptop itu disadari hilang ketika ayah berteriak dari luar kamarku. “Nilna, laptop kamu mana?” Aku meloncat terbangun dari tempat tidur. Heran. Laptopku, ya di sana. Kemana pula perginya?

12 Januari 2008
Shubuh-shubuh. Ibu sedang di kamar mandi. Handphone ibu berdering-dering. Aku merasa berisik. Kuangkat saja handphone itu. Dari tanteku. Tante menanyai ibu. Kutanyakan ada apa, ia tak mau menjawab. Kukatakan padanya, “Ibu sedang di kamar mandi.” Tapi, ia mendesak ingin berbicara pada ibu. Aku gedor-gedor pintu kamar mandi, memanggil ibu. Tanya ibu, “Ada apa?” Aku ulang lagi ibu sedang berada di kamar mandi. Kutanyakan lagi, “ada apa?” Tanteku tetap tak mau menjawab. Ia hanya meminta padaku agar ibu datang ke rumahnya pagi ini. Apa gerangan?

11 Februari 2009
Aku di ruangan P’Mails (Padang Ekspres) sendirian. Sedang mengentry sesuatu pada worksheet excel. Kemudian, meraih tas dan jantungku hampir copot karenanya. Segera kuclose excel, kumatikan komputer, memutuskan segala arus yang tersambung ke listrik, mematikan lampu, menutup pintu, menguncinya, dan kemudian bergegas menuruni tangga-tangga kantor Harian Pagi Padang Ekspres. Ada sesuatu yang hilang.

3 thoughts on “Catatan Semalam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s