Pijat, Kucing, dan Proposal

Pijat

Bangun pagi, terasa ada yang tak beres pada punggung hingga leher bagian kiri saya. Pegal-pegal. Kayaknya saya salah bantal. Maka, pagi tadi, saya yang jarang olahraga ini, mencoba segala macam gerakan senam. Pertama, gerakan senam kepala 8-8, gag ada perubahan. Lanjut, senam tangan, gag da perubahan juga. Sampai semua saya melakukan semua gerakan senam, tapi tetap tidak ada perubahan.

Saya pasrah. Soal punggung dan pegal-pegal ini ditunda hingga nanti saja, yang jelas saya kuliah dulu. Sebelum berangkat ke kampus, saya sempat minta tolong ke tante untuk ngolesin balsem ke punggung dan leher saya yang sakit.

Di kampus, saya menderita. Rasanya sakit sekali, seperti membawa beban di punggung. Pundak saya miring ke kiri dan kalau menoleh, semua tubuh harus ikut bergerak.

Saya terpaksa bolos 1 mata kuliah, sakit di punggung makin tak tertahankan. Saya mau dipijat. Sampai rumah, ternyata “makwo” (panggilan akrab saya untuk nenek yang bakal mijat) sedang ada job di tempat lain. Pulangnya setelah Magrib. Terpaksa saya menunggu lagi hingga Magrib. Rugi deh 1 mata kuliah yang dibolosin tadi.

Setelah Magrib, Makwo datang ke rumah. Saya dipijat seluruh badan. Enak sih tapi sakit. Kata Makwo , selain salah bantal, saya juga terlalu banyak melakukan aktivitas menulis dan mengetik. Jadinya, punggung, leher, kepala, dan tangan saya banyak yang “selisih tulang”. Huuf.

Kucing

Kucing kesayangan saya meninggal. Huahua….

Kucing itu warnanya hitam putih. Tinggal di rumah tante saya. (Ehm, kalo di rumah sendiri sih, saya nggak pelihara kucing). Jadi, rumah tante saya itu berada di sebelah Mushalla. Mushalla itu punya sumur yang dalam. Tadi, sebelum sholat Magrib, kakak angkat saya lapor kalo dia nemu kucing terapung-apung di dalam sumur. Tapi, rupa kucingnya nggak jelas karena di dalam sumur gelap. Setelah Isya, baru kucing tadi berhasil di angkat pake kayu. Ternyata benar, tuh kucing, kucing hitam-putih, kucing kesayangan saya en tante. Baru dua hari kemarin tuh kucing, manja-manja ke saya sebelum saya pergi kuliah. Kayaknya, itu ucapan perpisahan kali ya…. Hehe…. O ya, tante saya sedih banget pas tuh kucing dikuburin di belakang rumah tante,

Nb : kucing itu diduga melompat ke atas sumur, trus tergelincir, trus nyebur, en mati. Pas diangkat, tubuh kucing kembung karena air dan tegang. Saya niatnya mau photo en dipost di sini. Tapi, dilarang tante motret-motret.

Proposal

Ada 2 proposal yang harus saya rampungkan dan dicheck ulang.

Sebelumnya, ada 1 proposal yang acaranya sudah selesai, tapi baru dapat dananya sekarang. Rasanya gimana gitu. Serasa dapat gaji.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s