Kebahagiaan Melindungimu dari penyakit

Berbahagialah karena itu akan menyehatkan bagimu. Tersenyumlah pada orang sakit karena itu akan membuatnya bahagia dan mempercepat penyembuhan bagi penyakitnya. Bahagia adalah sebagian besar aspek yang membuat seseorang hidup lebih lama.
Kalimat-kalimat di atas bukan sekedar kata-kata hiperbola. Kebahagiaan memang berefek panjang umur bagi yang merasakannya. Ruut Veenhoven dari Universitas Erasmus di Rotterdam dalam sebuah penelitian, seperti yang dikutip dari KCM, menyatakan, “Kebahagiaan memang tidak menyembuhkan tetapi melindungi kita dari penyakit.” Hal inilah yang menyebabkan seorang yang bahagia tampak lebih sehat dan lebih panjang umur.
Bahagia dengan menciptakan suasana menggembirakan juga membawa pengaruh bagi orang yang sakit. Kebahagiaan terbukti mampu membantu mengurangi derita yang dialami pasien. Sedangkan bagi masyarakat yang sehat, kebahagiaan terbukti memperkuat sistem imun sehingga mereka terlindung dari penyakit.
Oleh karena itu, jadilah seseorang yang berbahagia dan memberi kebahagiaan pada orang-orang sekitar. Kebahagiaan itu dapat muncul akibat suasana persahabatan yang hangat dan menyenangkan. Kebahagiaan juga timbul oleh faktor-faktor sosial seperti kemerdekaan, demokrasi, disiplin, saling menghargai, atau hanya dengan sebuah sapaan. (Nilna Rahmi Isna)

diterbitkan di Tabloid P’Mails edisi 151

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s