Herbal di Indonesia

Kunyit (Curcuma longa)
Di dalam kunyit terdapat minyak atsiri, curcumin, turmeron dan zingiberen yang berfungsi sebagai anti-bakteri, anti-oksidan, serta anti-radang. Dengan demikian, kunyit bisa dijadikan obat penurun panas. Khasiat lainnya, kunyit juga berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Bagian kunyit yang umum digunakan adalah rimpang kunyit yang berwarna oranye.

Pegagan (Centella asiatica) atau Daun Kaki Kuda
Pegagan bisa ditemukan di dataran rendah sampai daerah dengan ketinggian 2,5 meter di atas permukaan laut. Tanaman ini tumbuh liar di padang rumput, tepi selokan, sawah, dan kadang-kadang ditanam sebagai penutup tanah. Daunnya berwarna hijau berbentuk seperti kapas ginjal. Jika ingin menanam pegagan, sebaiknya di tanah yang agak lembab dan cukup sinar matahari. Pegagan bersifat menyejukkan, menambah tenaga dan menimbulkan selera makan. Daun ini dipergunakan untuk memperlancar aliran darah ke otak sehingga menajamkan pikiran dan meningkatkan saraf memori otak. Sebagai obat, pegagan bisa mengobato radang hati, campak, demam, sakit tenggorokan, asma, radang mata merah, keputiga, tekanan darah tinggi, pendarahan, wasir, sakit perut, disentri, cacingan, dan keracunan makanan.

Temulawak (Curcuma xanthorhiza)
Temulawak tumbuh liar di hutan jati dan padang alang-alang. Ia biasa terdapat di tempat terbuka yang terkena sinar matahari dan tumbuh di dataran rendah sampai dataran tinggi. Temulawak bermanfaat sebagai antiradang dan antibiotik yang mampu merangsang nafsu makan. Sejak dulu temulawak digunakan sebagai obat penurun panas, obat sakit kuning, diare, maag, wasir, perut kembung, dan pegal-pegal.

Daun seledri (Apium graviolen L.)
Bagian daun seledri yang paling sering digunakan adalah daun dan batangnya yang paling banyak menyimpan kandungan aktif berkhasiat. Khasiatnya antara lain meringankan gejala hipertensi ringan dan menormalkan kadar asam urat dalam darah. Seledri juga dapat mengurangi rasa sakit pada sendi akibat asam urat, menurunkan tekanan darah, serta melancarkan sirkulasi darah. Selain itu, tanaman yang acap digunakan sebagai bumbu masakan ini, berperan dalam menjaga kesehatan jantung, tulang, sendi, dan menetralisir efek radikal bebas. Hindari menggunakan akar seledri karena pada bagian itu terdapat racun. Konsumsi seledri tidak disarankan pada penderita darah rendah.

Lidah-Buaya (Aloe vera L.)
Lidah buaya sering ditanam di pot atau pekarangan rumah sebagai tanaman hias. Di dalam lidah buaya terkandung Aloin, Barbaloin, Aloe-Emolin, Aleonin, dan Aloesin . Kandungan ini dapat berguna sebagai antibiotik dan merangsang pertumbuhan sel baru pada kulit. Lidah buaya juga digunakan sebagai obat cacingan, sembelit, susah buang air keil, diabetes, batuk, radang tenggorokan dan menurunkan kolesterol.

Sambiloto (Andrographis paniculata)
Seluruh bagian pada tanaman ini dapat digunakan. Sambiloto mengandung senyawa glucosides dan flavonoid yang dapat menurunkan panas. Di dalam tanaman ini juga terdapat senyawa andrografolid yang berguna untuk menurunkan gula darah. Menurut ahli di Thailand, 6 gram sambiloto sama efektifnya dengan parasetamol. Khasiat sambiloto antara lain untuk mengatasi kencing manis, meningkatkan kekebalan tubuh, mengatasi hepatitis, disentri, flu, demam, radang amandel, ginjal, paru, mengatasi kanker, TBC, hipertensi, kusta, keracunan, dan kencing nanah.

Bawang Putih (Allium sativum) atau Garlic
Bawang putih berkhasiat untuk menurunkan kadar lemak darah sehingga mengurangi resiko penyakit jantung, menurunkan hipertensi, meningktkan daya tahan tubuh, menormalkan sirkulasi dan kolesterol darah, memperbaiki sistem pemcernaan, dan mengurangi gejala rematik. Bawang putih juga efektif sebagai antibiotik, anti-batkteri, anti-jamur, dan keputihan. Namun bawang putih tidak dianjurkan bagi penderita darah rendah dan pasien yang alergi terhadap bawang putih, serta yang menderita tukak lambung.(Berbagai Sumber/Nilna Rahmi Isna)

terbit di Pmails edisi 150

4 thoughts on “Herbal di Indonesia

  1. tulisan sdri cukup bagus alangkah baiknya bila dituliskan rara pemakaiannya agar lebih bermanfaat untuk para pembaca.kalau prodok jadinya yang mengandung unsur tanaman tsb diatas saya punya.bila berkenan hub htt://www.roasehat.com

  2. Tapi carene pake, gimane ? contohne bawah putih bagus untuk menurunkan kolesterol, sedangkan bawah putih dianjurkan tidak dimakan oleh yang darahnye rendah ? Padahal aye kedua-duanya punya, gimane ada yang bisa jawab, maksud aye caranye ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s