Kanker Payudara Pada Pria

Melky Goeslaw, penyanyi legendaris Indonesia sekaligus penderita kanker payudara pria, merupakan salah satu bukti nyata bahwa kanker payudara tidak hanya menyerang wanita, tapi juga pria.

Memang, persentase kemungkinan kanker payudara pada pria hanya 1 persen terhadap wanita. Artinya, diantara 100 wanita hanya 1 laki-laki saja yang memiliki kemungkinan menderita kanker payudara. Ironisnya, kanker payudara pada pria justru lebih berbahaya. Penyebaran kanker payudara pada pria lebih cepat karena jaringan sekitar payudara pria lebih tipis dibanding perempuan. Sehingga, dalam waktu singkat, sel kanker sudah menyebar pada jaringan di sekitar tubuh.

Sama halnya dengan wanita, kanker payudara pada pria disebabkan oleh adanya hormon estrogen. Estrogen adalah hormon pertumbuhan khusus bagi wanita yang berfungsi membangun dan menjaga struktur reproduksi wanita, biasanya disebut hormon kewanitaan. Pria juga memproduksi hormon ini, tapi dalam jumlah sedikit. Selain estrogen, kanker payudara pria juga disebabkan oleh gynecomastia, yaitu gumpalan akibat peningkatan jaringan tisu pada organ payudara; sindrom klinefelter; terpapar radiasi; serta riwayat keluarga.

Gynecomastia, gejalanya merupakan gejala paling umum yang dapat mengidentifikasi kanker payudara pada pria. Diantaranya adalah timbulnya benjolan yang tidak sakit tepat di bawah aerola (jaringan kulit berwarna coklat tua pada payudara), keluar cairan putih, kadang-kadang berupa darah dari puting payudara, dan kulit di sekitar terluka (berwarna merah), mengerut, tertarik ke dalam dan tegang yang pada akhirnya menunjukkan tanda-tanda penyebaran.

Sedangkan, Sindrom Klinefelter adalah sindrom kelainan genetika pada pria, dimana ukuran payudara pria tersebut semakin lama semakin membesar. Pembesaran payudara yang abnormal ini biasanya disebabkan oleh obat-obatan atau aktivitas hormonal.

Bagi para pria yang memiliki latar belakang keluarga penderita kanker payudara, diharapkan berhati-hati terhadap penyakit ini. Resikonya lebih besar. pembuktiannya dapat diamati dari data berdasarkan warna kulit berikut ini. Yaitu, menurut National Cancer Institute, daripada sekitar satu juta orang pria ditemukan 14 kasus kanker payudara pada pria berkulit hitam dan 8 kasus pada pria berkulit putih.

Sutjipto, ahli bedah onkologi dari Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta, dalam penjelasannya kepada Harian Kompas menyebutkan, “Gaya hidup buruk seperti kebiasaan merokok dan minum alkohol juga meningkatkan risiko kanker, disamping stres dan kondisi lingkungan yang tercemar polusi.” Penyakit hati juga dianggap sebagai salah satu faktor resiko kanker payudara pada pria, karena perlemakan hati dapat mengganggu metabolisme hormonal, sehingga memicu pembesaran kelenjar susu, selain faktor kelainan hormon atau kromosom.

Untuk mengetahui apakah seseorang terkena kanker payudara, perlu dilakukan mammography dan kemoterapi seperti pasien wanita. Jika telah dinyatakan positif kanker payudara, pasien harus rutin melakukan check up ke dokter yang bertujuan untuk mencegah dan mengetahui sejauh mana perkembangan kanker. Jangan takut! Kanker payudara pada pria masih dapat disembuhkan apabila dideteksi sejak dini. Karena itu, berhati-hatilah terhadap gejala-gejala yang mencurigakan.

Resiko kanker payudara pada pria meningkat sejalan dengan bertambahnya usia. Pada banyak kasus, kanker payudara pada pria terjadi pada usia 60an dan 70an. Untuk pria berusia dibawah 35 tahun, kanker ini masih sangat sedikit ditemukan. (Berbagai Sumber, Nilna Rahmi Isna/SMAN 2 Padang)

ditulis pada tabloid P’Mails edisi 69, 14 Januari 2007

2 thoughts on “Kanker Payudara Pada Pria

  1. Wah maaf mbak, kita bukanlah sastrawan besar, jangankan pertemuan yang anda maksudkan tadi. kami hanya mahasiswa yang senang menilik dan membaca kebudayaan. untuk ikut acara semacam itu, dana kami tidak mampu. Hehehe
    Makasih udah berkunjung

    Mus–TB

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s