Kado Ulang Tahun dari Opie dan Icha

Akhirnya, tulisanku untuk laporan utama (Laput) P’Mails rampung juga. Sudah lama tidak menulis Laput membuat aku kagok. Lupa bagaimana cara menuliskannya. Memang benar kata orang, “Ndak Lanca Kaji Dilulang” Sekitar 2 jam aku duduk di depan komputer P’Mails, bertempur dengan kata dan rangkaian tulisan jelek awut-awutan yang tertulis di buku catatanku. Aku jadi ingat pada tulisan Laporan Utama pertamaku sekitar tahun 2005 lalu. Memakan waktu 5 jam untuk menuliskannya.

“Selesai Bang,” sorakku pada Bang On. Bang On mengangkat jempolnya sambil terus menancapkan mata ke laptop. Aku pun pamit pada Bang On dan Icha. Saat mengangkat tas, terasa ada yang janggal. “ Kok tas ini berat ya?” tanyaku dalam hati. Aku mengabaikannya. “Aku harus cepat pulang, “ cuma itu yang ada dipikiranku. Jam telah menunjukkan pukul 16.30 sementara limit waktu yang dipatok orangtuaku adalah pukul 17.00.

Di angkot, aku membuka tas untuk mengambil uang ongkos. Tapi. Ah, apa ini? Dua buah benda (yang sepertinya berisi buku) dibungkus indah dengan kertas kado. Sebuah kejutan. Keduanya ada di dalam tasku begitu saja. “Pantas tas ini terasa berat,” aku menjawab pertanyaan yang tertunda tadi.

Aku langsung sms Icha. “Icha tingkyu y atas kadonya. Kirain emang nggak jadi dibeliin.” Icha membalas dengan “Hehe… Icha nggak bisa ngasi kejutan jadi icha masukin aja ke dalam tas nilna.”

Yah begitulah. Dua benda itu memang berisi buku yang merupakan hadiah ulang tahunku dari Opie dan Icha. Kami bertiga sepakat untuk saling memberi kado berupa buku di hari ulang tahun masing-masing. Aku pikir mereka (Icha dan Opie,-red) lupa dengan kado ulang tahunku. Pikirkan saja, aku ultah tanggal 31 Mei sementara kado ini baru dikasih tanggal 11 Juni. Tapi aku bahagia. Aku benar-benar merasa mendapat surprise.

Saat Minangkabau Book Fair tiga hari yang lalu, Opie sempat bilang begini, “Nilna kalau kami nggak bisa ngasih Nilna kado buku itu bagaimana?” Aku jawab, “Ya nggak apa-apa. Berarti janji kita itu batal dong.” “Itu resiko kami,” jawab Opie. Dan pembicaraan terhenti. Ketika itu saya berpikir Opie serius. Saya sempat kecewa (atau mungkin benar-benar kecewa).

Buku dari Icha berjudul ‘Keluarga Panderwick’ sedangkan buku dari Opie berjudul ‘Hidup Sehat Bagi Wanita’. Ternyata benar firasatku hari itu. Icha ngotot nanya-nanya apa buku ini atau buku itu bagus menurutku. Buku yang berjudul ‘Keluarga Panderwick’ disodorkan Icha dengan menggebu padaku, “Nil, buku ini bagus nggak,” katanya sambil mengangkat buku itu hingga sejajar dengan mataku. “Bagus. Aku suka semua buku,” jawabku.

Sedangkan buku ‘Hidup Sehat Bagi Wanita’ pernah kusodorkan pada Opie. “Buku ini bagus nih untukku. Mending Opie beliin buku ini buat Nilna,” gurauku pada Opie. Opie sempat ‘moh’. “Ih, emangnya kita mau beliin buku buat Nilna?” ucapnya. Aku yang sebenarnya lupa jadi ingat akan janji kado ulangtahun itu. “Emangnya kalian mau beliin buku buat Nilna? ” aku balik bertanya. “Ge Er !” jawab Opie. Aku manyun.

Tapi ternyata, hari itu mereka memang akan membelikan buku buatku. Ah, aku jadi terharu. Terima Kasih ya teman-teman! Aku suka bukunya.

7 thoughts on “Kado Ulang Tahun dari Opie dan Icha

  1. Untung om gak ada ikutan janji kasih kado buku di ultah kayak ica dan opie. Kalau ada, pasti dikasih buku bagus. Kok gak minta kado? Jadi pingin kasih kado juga nih, Nil. Tapi masih boleh nggak sih?

    Oom-mu

  2. Borry indak senek alah juo. Sudahlah nggak kasih kado, minjam lagi. Ndak, ndak bisa ya Kak Nilna, masak mau minjam aja. Kasih kado dong Bor…………

    Kawan Borry di Siteba

  3. hahaha, cama2 nil… Kalau janji harus dotep[ati. Jangan lupa bentar lagi cha ultah, jadi juga harus ngasih buku… fiksi ya hehehehehehe

  4. @Nilna : hohoho…
    aku senang kamu suka bukunya…Ngemeng2, knapa gak minta kado sama om yak Na?

    @Icha : stuju cha..kalo janji harus ditepati..
    ingat padang book fair yaph..

    @Om : Masih boleh ikutan perjanjian hadiah buku kok om..hehehehe..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s