Demi Forum Penulis Pemula 2008

Jumat siang itu hujan. Saya, bertiga dengan Opie dan Icha, sudah bersiap-siap akan pergi ke Perpustakaan Daerah Sumbar. Kami mau menyerahkan formulir Forum Penulis Pemula 2008. Konon kabarnya, forum ini sekaligus untuk lomba. Calon peserta harus pernah mempublikasikan tulisan di media massa. Tulisan itu diarsipkan beserta formulir. Sementara itu, calon peserta dibatasi usianya 16-23 tahun. Dan berita yang saya dapatkan dari Om KW, peserta yang terpilih hanya 40 orang. Jadi, para calon peserta diseleksi dulu hingga terpilih 40 orang saja dari sekian orang yang mendaftar.

Tema dari forum penulis pemula 2008 ini adalah cerpen. Saya jadi ragu. Apa saya bisa lulus seleksi? Saya baru 1 kali mempublikasikan cerpen di media massa. Itu pun bukan cerpen yang baik menurut saya. Selebihnya saya menulis puisi, artikel, opini, dan berita. Diantara semuanya, saya kuat di Puisi. Berbeda dengan Icha yang memang ahlinya cerpen, cerpen anak spesialisasinya. Cerpen Icha sudah beberapa kali dimuat di media massa. Sementara Opie, bermasalah yang sama dengan saya. “Opie ga pernah publikasiin cerpen apalagi puisi, cuma ada artikel dan opini, trus berita buat P’Mails,” risaunya. Namun Om KW meyakini kami. “Kirim saja tulisan-tulisan yang pernah dimuat di P’Mails itu,” ujar Om.

Alhasil, saya, Opie dan Icha berangkat ke Perpustakaan Daerah dengan spesialisasi tulisan yang berbeda-beda. Icha spesialis cerpen anak, saya spesialis puisi, dan Opie spesialis opini. Hujan yang tadinya deras mulai gerimis. Cuma Opie yang bawa payung. Tapi Opie memutuskan untuk tidak memakai payung. “Ga usah pake payung. Kan cuma gerimis,” tuturnya.

Kami sampai di Perpustakaan daerah dengan baju yang agak basah. Setelah menunggu sepuluh menit, kami bertemu dengan pegawai Badan Perpustakaan yang mengurusi forum penulis pemula 2008. “Siapa yang mau daftar,” tanyanya. “Tiga-tiganya,” jawab kami hampir serempak. Kakak itu kemudian mengecek formulir kami. “Wah, sudah pernah masuk koran semua ya tulisannya,” tutur sang kakak pegawai badan perpustakaan. Kakak itu manggut-manggut, tampaknya puas. “Insya Allah, kalian kami telpon hari senin untuk memastikan lulus atau tidak lulus seleksi awal,” ucapnya. Kami bertiga mengangguk kemudian pamit setelah mengucapkan terima kasih. Hujan sudah benar-benar reda.

Hari minggu, pagi-pagi, saya dapat telpon. Katanya dari Badan Perpustakaan Sumatera Barat. “Selamat Nilna lulus seleksi forum penulis pemula 2008. Jangan lupa datang pada pelatihan menulis cerpen hari selasa besok di hotel Inna Muara Padang ya,” ucap suara di seberang sana. Saya berucap syukur. Mengucapkan terima kasih kepada yang menelpon. Dan berjanji akan datang hari selasa itu. Rupanya, pegawai Perpustakaan Daerah sudah tidak sabar menunggu hari senin untuk menyampaikan berita kelulusan saya. *hehe*

Saya sms Icha. Katanya dia juga lulus. Saya tanya kabar Opie ke Icha. “Opie juga lulus,” kata Icha. Syukurlah, tiga-tiganya lulus. Padahal aku dan Opie sempat pesimis untuk lulus disebabkan karena karya yang kami bawa itu (puisi dan opini,-red).

Tidak hanya kami, anak-anak sanggar pelangi yang lain juga lulus. Mereka adalah Deddy, Deli, Amel, dan Lily. Keempatnya terbilang baru di dunia kepenulisan baik sastra maupun jurnalistik. Ada juga Bang Eko, Wahyu, dan Shinta. Ketiganya reporter P’Mails yang lama tak muncul. Kecuali Bang Eko yang sekali-kali masih menampakkan hidung ke kantor P’Mails. Yang paling mengejutkan adalah kehadiran Bang Deddy Arsya dan Kak Uun. Kedua orang itu kan sudah tak boleh disebut pemula lagi? Tapi, ah biarlah.

Dari pelatihan, kami dibekali tentang cerpen dan bagaimana menulis cerpen. Pembicaranya Pak Hasan dari UNP dan Om KW dari Padang Ekspres. Pak Hasan membicarakan teori cerpen sementara Om KW mengarahkan praktek lewat motivasi. Di akhir acara, seluruh peserta diminta menulis satu cerpen yang akan dilombakan. Hadiahnya lumayan buat traktir orang satu kampus. Doakan saja bisa menang. Amin.

2 thoughts on “Demi Forum Penulis Pemula 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s