Naguib Mahfouz

Ia sering menghabiskan waktu untuk minum kopi sambil baca koran di kafe. Ia sering menegur sapa orang-orang, bersalaman, menanyakan kabar, memesan kopi hitam, bercengkrama, membaca dan menulis. Ia sering berkunjung ke El Feshawi di pusat kota Kairo, karena sebuah alasan sederhana. Kafe itu dekat dengan masa kecil hingga dewasanya. Di kafe tua itulah inspirasi dan ide-ide cemerlang mengalir deras ke kepalanya. Di kafe itu pula atmosfer sastra menjalar ke darah dan tulang sumsumnya sehingga terbit novel Khan al-Khalily (1945) , Bain al-Qashrain (Palace Walk) (1956) , dan al-Lish wal Kilab (The Thief and the Dogs) (1961). Lelaki itu bernama Naquib Mahfouz. Novelis terkemuka Arab, peraih nobel sastra tahun 1988.
Mahfouz lahir pada 12 Desember 1911 di sebuah tempat tersuruk. Rumah nomor 8 di Beit Al-Qadi Square, Gamaleya atau di kampung Al Jamaliyah, kota bagian Kairo, Mesir. Umur 6 tahun ia pindah ke kota yang lebih modern, ke pinggiran kota Abbasiah. Ia melanjutkan studi ke Universitas Kairo bidang ilmu filsafat dan mendapat gelar sarjana muda pada tahun 1934. Tamat kuliah, ia pernah bekerja di kementrian wakaf sebagai pegawai pemerintahan. Ia juga pernah menjabat direktur organisasi perfilman dari Kementrian Kebudayaan Republik Persatuan Arab.0
Ia melahirkan karya pertama pada 1932. Setelah itu ia menerbitkan tak kurang dari 46 karya fiksi, baik berupa novel maupun antologi novel. Sampai berumur 33 tahun (1944) lebih dari 70 buah novel mengalir deras dari penanya.
Awalnya, Mahfouz menulis fiksi-fiksi romantis yang bersumber pada sejarah-sejarah Mesir seperti Kifah Tibah (Perjuangan Teba, 1944). Beranjak dewasa, ia mulai menulis novel-novel realis berlatarkan kawasan-kawasan lama Kairo seperti Khan al-Khalili (1946), Zuqaq al-Midaq (Lorong Midaq, 1947). Peride berikutnya, ia beranjak menulis novel simbolis dan filosofis. Al-Liss wa al-Kitab (1961), as-Summan wa al-Kharif (1962), dan at-Tariq (1964) adalah sederet judul novel simbolis dan filosofisnya.
Karya-karyanya pun rajin mengisi halaman bersambung harian Al-Ahram. Banyak novel-novelnya yang telah difilmkan., disadur untuk acara-acara televisi, radio dan dipentaskan. Diantara fiksi-fiksi yang difilmkan itu adalah Bodya wa Nihaya (awal dan Akhir) dan Midaq Alley.
Sebagian besar karya-karya Mahfouz bercita rasa proses perubahan. Ia mengilustrasikan perubahan-perubahan yang terjadi di Mesir. Polemik dalam proses perubahan tersebut antara lain hubungan antara laki-laki dan perempuan, agamawi dan duniawi, kaum menengah dan kaum papa dijelaskan secara gamblang dalam alur-alur novel fiksinya.
Berbagai penghargaan telah memenuhi ruang kerjanya yang ia sebut ‘kafe’. Penghargaan itu, baik dari dalam negri (Mesir) maupun luar negeri seperti Perancis, Denmark, dan Soviet. Penghargaan tertinggi, National Prize For Letter (Anugerah Sastra Nasional), diraihnya tahun 1970 di Mesir. Kemudian tahun 1972, ia memperoleh penghargaan The Collar od The Republik. Puncaknya tahun 1988 ia mendapat penghargaan sebagai Peraih Nobel Sastra. Naguib Mahfouz meninggal 30 Agustus 2006.0 (berbagai sumber/Nilna Rahmi Isna)

diterbitkan oleh tabloid Pmails edisi 118, 30 desember 2007 – 5 januari 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s