Hati-hati Psoriasis di Kepala

kita sering abai dengan hal-hal yang kita anggap sudah biasa. Rambut berketombe adalah gejala umum yang sering diderita oleh beberapa orang. Biasanya penderita cukup santai mengobati “ketombean” dengan sampo antiketombe bahkan ada yang membiarkan saja.
Bagaimana dengan Psoriasis? Mungkin kata ini masih asing di telinga anda. Psoriasis mirip dengan ketombe. Gejalanya dikenali dengan timbulnya sisik-sisik tebal dan lebar di kulit kepala seperti halnya ketombe yang membandel atau di sekitar tubuh timbul bercak-bercak merah mirip gigitan nyamuk dengan sisik tebal di ujung bintiknya. Jika anda termasuk penderita ketombe yang tidak kunjung sembuh atau muncul bintik-bintik merah di sekitar tubuh (tanpa mengalami demam), sebaiknya anda mulai hati-hati. Siapa tahu itu gejala psoriasis.
Apa itu psoriasis? Psoriasis merupakan kelainan pada kulit berupa bercak-bercak merah di beberapa bagian tubuh dan diatasnya bersisik tebal. Dr. Tina Wardani seperti yang dikutip dari majalah Nova mengatakan bahwa sisik ini biasanya berlapis-lapis dan memberi gambaran seperti plastik mika yang transparan. Di antara lapisan-lapisan sisiknya, ada lapisan yang cukup tebal. Sisik ini tidak menjalar ke seluruh tubuh karena penumpukan sisik terjadi di tempat tertentu saja, biasanya di kulit kepala atau bagian kulit yang berambut. Bisa juga di siku kedua tangan, lutut, punggung, hingga pantat yang dipenuhi bercak merah dibarengi sisik.
Psoriasis juga dikaitkan dengan otoimun (kekebalan tubuh). Jika pada orang normal regenerasi kulit berlangsung sekitar 28-30 hari maka pada penderita psoriasis bisa berlangsung hanya dalam 3-4 hari saja. Penyakit ini tidak mengenal umur. Ia bisa menyerang siapa saja mulai dari anak-anak hingga dewasa muda. Anak-anak berumur 10-12 tahun merupakan generasi awal yang bisa terkena penyakit ini disamping usia 20-30 tahun yang paling berpotensi terserang.
Uniknya, penyebab penyakit ini masih menjadi misteri di kalangan dokter. Terdapat banyak faktor pencetus yang berbeda-beda diantara penderita. Namun Tina menyampaikan faktor stres adalah yang paling banyak disebut. Infeksi di dalam tubuh misalnya di mulut, saluran pernapasan, gigi berlubang, amandel yang tidak kunjung sembu, dan sebagainya juga menjadi salah satu faktor pemicu. “Keputihan bisa juga menjadi faktor pemicu bagi perempuan penderita psoriasis, ” ujar Tina.
Pada sebagian kasus, makanan juga bisa menjadi penyebab. Seorang penderita pernah menderita psoriasis akibat terlalu banyak memakan daging kambing. Ada juga yang disebabkan oleh rokok dan kopi. Namun faktor makanan ini bukanlah pencetus utama dan hanya terjadi pada sedikit kasus saja.
Sekali lagi hati-hati. Psoriasis bisa saja dianggap sebagai ketombe biasa sehingga pasien mengabaikan sampai bertahun-tahun lamanya. Padahal jika tidak segera diobati, psoriasis akan menyebar ke bagian tubuh lainnya dengan cepat.
Sebenarnya psoriasis tergolong penyakit tidak berbahaya, tidak menular, dan tidak akan menyebabkan kematian. Yang menjadi masalah adalah faktor kosmetis. Banyak penderita yang segera berobat karena takut penampilan atau kecantikannya terganggu. Tak hanya gangguan kecantikan, psoriasis termasuk penyakit kronik residif atau kambuhan. Jadi, meskipun sudah sembuh bisa timbul lagi di kemudian hari.
Pengobatan
Jika sisik (seperti ketombe) di kulit kepala masih ringan dan belum meluas, penderita masih bisa menggunakan sampo-sapo antiketombe. Jika psoriasis juga timbul di daerah lainnya dan penyebarannya belum meluas, penderita diminta untuk rajin-rajin mengoleskan lotion atau pelembab kulit biasa untuk mengurangi sisik-sisik. Namun jika sudah menyebar dan warna kemerahan tidak kunjung hilang, disarankan untuk segera menemui dokter untuk mendapatkan pengobatan. (Kompas.com/Nilna Rahmi Isna)

One thought on “Hati-hati Psoriasis di Kepala

  1. Permisi Moderator, mau beritahu info

    Teman-teman penderita Psoriasis, aku mau kasih tau, psoriasis itu

    penyebabnya karena sistem imun di dalam tubuh bekerja terlalu aktif hingga

    membuat kerjanya error, jadinya imun yang terbentuk menyerang kulit.

    penyakit ini tergolong auto imun, cara paling efektif adalah dengan

    menenangkan sistem imun agar bekerja normal kembali. caranya? sekarang

    telah muncul yang namanya transfer factor. info lebih lanjut baca di

    http://molekulajaibtf.co.nr

    salam,

    gumilang

    ———-
    nilna say : terima kasih atas infonya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s