‘Cinta’ untuk Cinta

syah meninggal sebelum sempat menyatakan cintanya kepada Acha Septriasa. Tunggu, jangan panik dulu. Ini bukan realita melainkan drama yang diperankan oleh Irwansyah dan Acha Septriasa. Dua sejoli yang naik daun lewat film ‘Heart’ ini kembali dipasangkan oleh Starvision dalam sinema bertajuk Love Is Cinta. Sinema yang masih bernuansa romansa.
Cerita bermula dengan dua sahabat, Ryan (Irwansyah) dan Cinta (Acha Septriasa) yang sudah bersahabat sejak lama. Persahabatan yang berbuah asmara, begitulah singkatnya. Sayang, hingga lulus SMA Ryan tak kunjung mengungkapkan perasaan cintanya pada Cinta. Setamat SMA, orangtua Ryan menyuruh putranya kuliah ke Amerika Serikat. Bahkan menjelang keberangkatannya, Ryan tidak juga mengatakan cinta sekalipun ia menyadari bahwa ada cinta untuk Cinta. Ryan tergagap saat ditanya apa arti cinta padahal Ryan dan Cinta sedang berada di tempat favorit mereka, yaitu lantai tertinggi di sebuah gedung tua. Cinta benar-benar kecewa, ia kini berada dalam status ketidakpastian akan hubungannya dengan Ryan.
Kejadian tak diduga, Ryan malah tewas setelah meninggalkan bandara. Bak kisah dongeng, datanglah penyelamat untuk Ryan. Digambarkan seperti malaikat, sosok berpakaian hitam menawarkannya bantuan. Ia diberi waktu tiga hari dan diperbolehkan meminjam tubuh Doni (Raffi Ahmad).


Dengan tubuh Doni, Ryan berusaha menyampaikan perasaan cintanya. Berbagai kesulitan ditemuinya. Bahkan orangtuanya sendiri tidak percaya bahwa Doni adalah Ryan. Sementara waktu yang dimlikinya demikian pendek. Yang ada dibenak Ryan adalah ia harus menyatakan ‘cinta’ yang benar-benar cinta kepada Cinta.
Berbekal pengalaman dalam Heart, sutradara Hanny R Saputra tetap mengandalkan sudut-sudut gambar yang indah dan menyentuh. Kisahnya dihujani kata-kata romantis dan juga cucuran air mata. Meski minus Nirina Zubir, film ini tetap memikat dengan pendatang baru seperti Raffi Ahmad, Andhika Pratama, dan Juwita Maritsa (adik kandung Acha Septriasa) yang mampu bermain secara total.
Film yang disebut-sebut mengopy film Ghost-nya Demi Moore ini secara teknis masih mempertahankan the winning team-nya Heart : selain Hanny R. Saputra sebagai sutradara, Love Is Cinta masih menggandeng Chand Parvez selaku produser dan Armanto sebagai penulis. Hanya tak ada Melly Goeslaw yang biasanya menata musik.
Walaupun berirama cinta, film ini tetap menyuguhkan humor-humor agar jalan cerita lebih segar dan tidak membosankan. Contohnya saja, adegan Ryan dengan malaikat yang malah tawar-menawar sebelum sang malaikat memutuskan waktu tiga hari. Love Is cinta bisa dikatakan salah satu film romantis yang dibumbui sedikit mistik dan menghadirkan lelucon kecil. Kendati demikian, ada hal-hal yang cukup mengganjal di akhir cerita serta terkesan mengada-ada. Tapi, untuk sebuah cinta, demi cinta, dan atas nama cinta semuanya akan tampak sah-sah saja. (Berbagai Sumber/Nilna Rahmi Isna, SMAN 2 Padang)

Terbit di halaman HalTe Tabloid Pmails

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s