R.I Jeyhan, Terbitkan Buku Kumpulan Puisi dan Cerpen

Kecil-kecil sudah berkarya. Padahal Rahmi Intan Jeyhan baru duduk di bangku VI Sekolah Dasar. Selain juara catur tingkat SD di Padangpanjang, ia juga piawai mengarang/membaca puisi dan Cerpen. Karya-karyanya dibuat sejak usia 9 tahun. Karya tersebut pernah dimuat di surat kabar dan telah dibukukan dengan judul Di Sudut Malam Sebuah Kota.
Rahmi Intan Jeyhan yang disingkat RI Jeyhan ini, biasa dipanggil Intan. Gadis kecil ini dilahirkan pada 2 Mei 1995. Pada malam anugrah 10 tokoh terbaik Sumbar versi tabloid PUBLIK 16 April lalu, Intan meluncurkan sekaligus memberikan buku antologinya kepada Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi, ketua umum PWI Tarman Azzam, anggota DPR- RI, H. Refri, Wiztian Yoetri wakil Pimpinan Harian Umum Padang Ekpres dan undangan lainnya.

Bagi putri kedua dari Jayusman dan Yetti Harni ini, menulis merupakan kegemarannya sejak kecil. Sejak TK, ia sudah pandai membaca dan menulis. Puisi pertamanya berjudul Di Lorong Senja. “Puisi Dilorong Senja, begitu istimewa di hatiku. Tidak cuma karena puisi perdanaku yang dimuat di surat kabar. Namun puisi itu lahir dari perasaan takut yang sangat dalam, ketika kotaku diguncang gempa bumi Februari 2004 silam. Duh, aku kira hari mau kiamat,” tulis Intan dalam buku di Sudut Malam Sebuah Kota. Selain pintar catur dan mengarang, Intan juga siswi yang pandai di kelasnya. Pada Pra UN, ia memperoleh angka 10 untuk mata pelajaran Bahasa Inggris.
Kecintaannya terhadap bahasa Inggris berawal dari kebiasaan bersama kakaknya Thia. “Bila ada pembicaraan yang hanya boleh diketahui oleh kakak, biasanya Intan dan kakak memakai bahasa Inggris. Emang sih, ngomongnya masih belepotan gitu, yang penting kami berdua ngerti.” ujarnya kepada P’Mails dikediamannya Jalan Rahmah Elyunusyiah No. 42 Kota Padang Panjang.
Di rumahnya tersebut, berjejeran rapi tropi yang sebagian besar diraih oleh Intan. Di antaranya, Trophy juara I dan juara II main catur, juara lomba baca puisi tingkat kota hingga ke tingkat Sumbar (11 buah –7 buah diantaranya juara I), tropy juara I menari perorangan dan trophy juara I lomba bidang studi bahasa Indonesia.
Bila besar nanti, Intan yang tampak masih lugu dan kekanakan dengan puluhan bonekanya, kepengen jadi seorang pengarang handal. Pesan yang ditulis tangan dan dibubuhi tanda tangan Gamawan Fauzi, Tarman Azzam serta tokoh lainnya akan selalu diingat untuk maraih cita citanya. “Tulisan aslinya akan Intan laminating untuk dikenang dikemudian hari,” ujarnya sembari memperlihatkan sebahagian goresan pena sang tokoh untuknya.
Salah satu pesan yang ditulis oleh Pak Gamawan berbunyi, ” Tuhan telah menganugrahi Sumatera Barat dengan seorang gadis berbakat. Intan…. Penullis puisi kaya imajinasi menggugah hati. Suatu saat kami di negeri ini ingin sekali mendengar nama Intan tercatat sebagai salah seorang maestro puisi ternama. Bukan hanya di nusantara tapi di dunia. Asahlah terus angugrah ini, teruslah belajar dan berkarya. Selamat anakku. Doa kami selalu menyertaimu.” (Rahma Mutiara.J./SMA Negeri 3 Padangpanjang dan Nilna Rahmi Isna/SMA N 2 Padang)

diterbitkan oleh tabloid Pmails edisi 85, 06 – 12 Mei 2007

5 thoughts on “R.I Jeyhan, Terbitkan Buku Kumpulan Puisi dan Cerpen

  1. knalin q ifty kren bngt km di usia yg sngt muda km bs ngarang dan berprestasi kren abiezzz n smoga tmbah sukses lg yach

  2. bagu . . . . . us bgt. . . .mantap dah. . . . lo bsa critanya da serinya gtu. . . biar jadi pnasaran. . . .slamat berkarya. . . . . . . chayo. . . .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s