Antara Hati dan Emosi

Terjadi lagi, sama seperti yang dulu. Hanya saja dengan lawan dan kasus yang berbeda. Saya kecewa kepada anda, sama hal nya anda kecewa kepada saya.

Bukan siapa yang benar kita cari, pun tak ada yang salah. Kita punya hati dan sama-sama punya emosi. Hati yang telah membenarkan kita. Tapi, emosi membuatnya menjadi serba salah.
Kecewa hadir karena perbedaan antara kita. Tapi, bukan kecewa yang akan mengubah kita. Kecewa bukanlah alasan untuk menciptakan jarak. Kita yang salah menuduhnya dan kemudian membentangkan jurang. Kita yang mengubah diri kita sendiri. Bukan karena siapa-siapa. Akan tetapi, karena sesuatu yang sering kita tanya dengan “apa”. Demikianlah, hati dan emosi

Semoga tidak terjadi lagi.

Salam sayangku, untuk IPA 2
Dream Chaser

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s