Sesuara

Aneh rasanya
aku kangen bunda
disini hujan
dan aku kangen bunda,
bunda dimana?
Apa kalian masih
kangen pada bunda?
aku pun mulai bercerita
suatu hari ada seorang pemuda
yang nakal datang dari bandara
lalu pulang dengan kereta
aku bosan,
mengapa sesuatu itu harus ada aturannya?
apa yang terjadi kalau saat ini terjadi gempa?
kenapa aku begitu parno dengan gempa?
sehari saja aku kangen bunda
tapi dua hari aku lupa bunda
malah tak ingin pulang bertemu bunda
inginnya disini saja
aku ingat waktu SD dulu
tinggal di kampung sendirian
tapi itu rasanya bodoh sekali
malam-malam aku menangis sambil makan nasi
malas sekali
sampai besok pun malas
bagaimana bisa malas
mereka pintar bersajak kata-kata
aku lelah
ingin rasanya pulang
bertemu teman-teman
dan membaca buku pelajaran
ingin rasanya lari
tapi tak boleh berlari
lalu bagaimana?


Kayu Tanam, Desember 2006

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s