Takut

Jam Kosong Fisika

Nayla nggak tau harus memulainya dari mana. Segala macam ketakutan menghantuinya. Tiga hari belakangan ini, rasanya terlalu lambat di pikiran Naayla. Baru tiga hari semua rahasia itu terungkap. Namun, selama tiga hari itu pula entah kenapa semuanya terasa kacau.
“Ini belum klimaks. Cerita ini belum berakhir,” batin Nayla dalam hati. Gadis itu mencoba menenangkan diri. Ia inginlari saja dari masalah-masalah itu. Masalah yang mengganggunya. Mengganggunya??. Tidak. Nayla malah senang melakukannya.
Sebentar lagi bel keluar keluar main berbunyi. Belasan atau mungkin puluhan pasangan remaja akan duduk, berdiri, di seputaran area sekolah. Kebanyakan mereka memilih menghabiskan waktu untuk berduaan daripada mengisi perut kosong mereka yang kelaparan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s