• Tentang Nilna

Nilna.R.Isna

~ Kata Tanpa Jeda

Nilna.R.Isna

Tag Archives: Tokoh

3 JAWARA MENULIS DARI PMAILS

15 Saturday Nov 2008

Posted by Nilna R.Isna in Pmail's Journal

≈ 5 Comments

Tags

Pendidikan, Sahabat Menulis, Tokoh

Tokoh kali ini luar biasa. Luar biasa karena memang tidak biasa. Tidak biasa karena ketiga tokoh ini adalah para reporter P’Mails. Mereka adalah Maghriza Novita Syahti, Cesar Zeihan Camile, dan Amelia Asmi. Maghriza Novita Syahti yang biasa dipanggil Opie baru saja menjadi Juara 1 Lomba Menulis Cerpen Remaja 2008 kategori Mahasiswa, Guru, dan Umum tingkat Nasional yang diadakan oleh PT ROHTO-MENTHOLATUM. Amelia Asmi yang akrab dipanggil Amel juga meraih Juara 2 Lomba Menulis Cerpen Remaja 2008 kategori Pelajar SMA tingkat Nasional. Cesar Zeihan Camile yang biasa dipanggil Emil berhasil meraih gelar Juara 1 Honda Best Student Sumbar 2008.

31 Continue reading »

Share this:

  • Facebook
  • Twitter
  • Tumblr
  • Email
  • Print
  • Digg
  • LinkedIn
  • Reddit
  • StumbleUpon

Like this:

Like
Be the first to like this post.

Adam Smith

10 Sunday Aug 2008

Posted by Nilna R.Isna in Pmail's Journal

≈ 2 Comments

Tags

Tokoh

Adam Smith, bernama lengkap John Adam Smith, lahir di kota Kirkcaldy pada 5 Juni 1723. Ia adalah seorang filsuf berkebangasaan Skotlandia yang menjadi peloor ilmu ekonomi modern. Adam Smith terkenal dengan buku karyanya An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations (disingkat The Wealth of Nations) yang terbit tahun 1776. Buku ini merupakan buku pertama yang menggambarkan sejarah perkembangan industri dan perdagangan di Eropa Barat serta dasar-dasar perkembangan perdagangan bebas dan kapitalisme.
Adam Smith mulai dikenal luas setelah teori ekonomi “laissez-faire” yang diumumkannya. Smith percaya akan hak yang mempengaruhi kemajuan ekonomi diri sendiri dengan bebas, tanpa dikendalikan oleh perkumpulan ataupun negara. Teori inilah yang mengubah mayoritas kawasan Eropa menjadi daerah perdagangan bebas sehingga melahirkan banyak pengusaha. Karena itu, Adam Smith hingga sekarang dikenal sebagai “Bapak Ekonomi”.
Pada umur 13, Smith memasuki Universitas Glasgow. Di sini ia mempelajari filosofi moral dari Francis Hutcheson. Di jenjang pendidikan ini, Smith mengembangkan keinginan kuatnya akan kebebasan, akal sehat, dan kemerdekaan berpendapat.
Pada 1740, dia dianugrahi Snell exhibition dan memasuki Kampus Balliol, Oxford. Kemudian dari 1751 sampai 1764, Smith menjadi mahaguru di Universitas Glasgow. Di sinilah ia menerbitkan buku pertamanya, Theory of Moral Sentiments, yang mengangkat dirinya ke tengah-tengah masyarakat intelektual. Memang, kemahsyuran Adam Smith memuncak saat buku The Wealth of Nations lahir. Dalam buku kelima The Wealth of Nations, Smith berkomentar pada instruksi kualitas rendah dan aktivitas intelektual yang berjumlah sedikit dibandingkan dengan di Skotlandia. Testimoninya ini ditujukan kepada orang-orang yang dianugrahi kekayaan dari kampus-kampus Oxford dan Cambridge, di mana mereka tidak uang yang mereka peroleh tidak berdasarkan kemampuan mereka dalam menarik murid, bahkan disinyalir kekayaan orang-orang ini lebih tinggi dari menteri.
Pada dasarnya Smith menentang hampir semua keikutcampuran pemerintah di bidang bisnis dan pasar bebas. Menurut Smith, campur tangan ini akan senantiasa mengakibatkan kemerosotan efisiensi ekonomi dan ujung-ujungnya akan menaikkan harga.
Smith begitu sempurna mengorganisir dan mengedepankan sistem pemikiran ekonominya sehingga hanya dalam jangka waktu beberapa puluh tahun saja, paham-paham ekonomi sebelumnya tersisihkan.
Namun demikian, sejak teori ekonomi berkembang pesat sesudah masa Smith, beberapa gagasannya pun mulai tergeser oleh pendapat-pendapat lain. Akan tetapi, fakta menunjullan bahwa Adam Smith adalah pemula dan pendiri tokoh ekonomi sebagai suatu studi yang sistematis,dan dia sesungguhnya tokoh terkemuka dalam sejarah pemikiran manusia. (Nilna Rahmi Isna)

diterbitkan pada Tabloid P’Mails edisi 150

Share this:

  • Facebook
  • Twitter
  • Tumblr
  • Email
  • Print
  • Digg
  • LinkedIn
  • Reddit
  • StumbleUpon

Like this:

Like
Be the first to like this post.

Ernest Hemingway

28 Monday Jul 2008

Posted by Nilna R.Isna in Pmail's Journal

≈ 4 Comments

Tags

Tokoh

Ernest Hemingway

Ernest Miller Hemingway lahir pada 21 Juli 1899 di Oak Park, sebuah desa di Chicago. Dia adalah seorang cerpenis, novelis, dan jurnalis terkemuka di Amerika. Pada tahun 1920, putra dari Clarence Hemingway dan Grace Hall Hemingway ini merantau ke Paris dan merupakan seorang veteran pada perang dunia pertama. Ernest Hemingway memperoleh hadiah Pulitzer pada tahun 1953 atas novelnya yang berjudul Lelaki Tua dan Laut (The Old Man and The Sea). Novel ini kemudian meraih nobel sastra pada 1954. Karya-karya Hemingway pun memberikan pengaruh besar terhadap kecenderungan kepenulisan abad ke-20. Sekarang karyanya banyak digunakan sebagai pedoman kesusasteraan Amerika.
Ernest Hemingway memulai pendidikan di sekolah tanah kelahirannya. Ia termasuk murid yang pandai, baik akademik maupun pelajaran olahraga. Ia bermain tinju, bersepak bola khas Amerika, serta menonjol pada pelajaran Bahasa Inggris. Karya pertama Ernest diterbitkan pertama kali di Trapeze dan Tabula (koran dan majalah yang terbit bergantian setiap tahun di sekolah Ernest). Ernest sempat menjadi editor pada media sekolah ini.
Setamat SMA, Ernest Hemingway memilih untuk menjadi seorang penulis dan reporter pada surat kabar Kansas City Star. Selama menjadi reporter, Hemingway menerapkan prinsip-prinsip penulisan berita antara lain : menggunakan kalimat pendek, menggunakan bahasa yang mudah dan jernih pengaturannya, menggunakan kalimat padat, menggunakan kalimat positif, bukan negatif. Prinsip-prinsip ini dipegang teguh sehingga Kansas City Star menempatkannya sebagai reporter terbaik selama seabad terakhir. Continue reading »

Share this:

  • Facebook
  • Twitter
  • Tumblr
  • Email
  • Print
  • Digg
  • LinkedIn
  • Reddit
  • StumbleUpon

Like this:

Like
Be the first to like this post.

Disangka Naik Gajah Ke Sekolah

22 Tuesday Apr 2008

Posted by Nilna R.Isna in Pmail's Journal

≈ 1 Comment

Tags

Pendidikan, Tokoh

Tiba-tiba mereka terkenang pada kota-kota di negara sana : Kansas, Missoury, Chicago, North Dakota, South Dakota, Colorado, Iowa, Minnesota, Los Angeles, dan Washington DC. Di kota-kota itu, banyak pengalaman luar biasa yang dialaminya dan banyak hal baru yang dipelajarinya. Hmm, belum cukup setahun kenangan indah itu terukir dalam kehidupan keduanya. Belum cukup setahun sejak ia kembali menginjakkan kaki di Indonesia setelah 11 bulan menjadi duta. Yup, keduanya menjadi duta bagi Indonesia sebagai siswa pertukaran pelajar AFS (American Field Source) dalam program YES (Youth Exchange Student) untuk periode 2006/2007 lalu. Keduanya itu bernama Abdurrahim dan Zilman Syarif.
Dua siswa yang kini duduk di kelas 3 IPA SMA PMT Hamka ini pun punya banyak cerita seru dari Abdurrahim yang terlunta-lunta di bandara hingga Zilman yang disangka naik gajah ke sekolah.
Terlunta-lunta di Bandara
“Saya di Kansas satu setengah bulan,” tutur Abdurrahim memulai kisah. “Dari Kansas saya terpaksa pindah hostfam (orangtua angkat bagi pelajar AFS YES)karena hostfam saya yang itu bercerai. Saya pun pindah ke Minnesota. Waktu ke Minnesota saya dituduh teroris di Bandara Hays Kansas.” Awal yang buruk rupanya. Untung saja Abdurrahim punya bekal pengetahuan dan wawasan yang banyak tentang hal ini karena tugasnya di Amerika Serikat selain untuk mempromosikan budaya Indonesia juga untuk mengubah persepsi orang Amerika tentang islam yang sesungguhnya. Ia pun diinterogasi oleh polisi disana selama 1 jam 30 menit. Akibatnya ia terlambat naik pesawat.
“Lalu setelah sampai di Denzer, saya harus naik pesawat lagi untuk ke Minnesota. Tapi disana saya salah terminal. Mungkin karena bandaranya terlalu gede ,” lanjut Iim, panggilan akrab Abdurrahim. “ Saya kebingungan, tanya sana-sini, setelah lama muter-muter, akhirnya saya ketinggalan pesawat. Hampir nangis waktu itu. Saya sendirian, baru satu setengah bulan di Amerika, bahasa juga belum tepat. Saya pikir sama kayak di Indonesia kalau ketinggalan pesawat mesti beli tiket pesawat yang baru. Tapi ternyata disana kalau kita ketinggalan pesawat, kita diberi tiket yang baru.” Putra asli solok ini bercerita dengan mimik miris namun ia sumringah.
Cerita serunya tak sampai disana, Iim sempat berpindah-pindah hostfam hingga empat kali dan pindah sekolah dua kali. Nasibnya dalam hal orangtua angkat memang tidak terlalu baik tapi itu yang menjadikannya lebih mandiri. “Pengalaman mengesankan bagi saya sewaktu ikut kompetisi olahraga atletik,” kenang Iim. Kenapa rupanya? Kalah? “Saya tidak hanya kalah, tapi peringkat terakhir,” jawab Iim disertai gelak tawa. Namun demikian, Abdurrahim sempat menorah prestasi. Ia memperoleh penghargaan sebagai Best Tenorist Choir Competition di Barnesville, Minnesota.
Adaptasi dengan Puddle
Nasib Zilman Syarif lebih baik. Ia ditempatkan di Long Angeles, kota besar di Amerika Serikat. “Ya… kaget, nggak percaya, gembira. Biasanya teman-teman AFS YES dapat di kota kecil, eh nggak taunya saya dapat di L.A,” ujar Zilman saat ditanyai perasaannya ditempatkan di kota besar. “Waktu itu saya benar-benar terkesan saat tahu bahwa untuk mendarat pun pesawat harus antri saking banyaknya pesawat yang akan turun disana,” lanjut pemuda asal Sungai Pua ini.
Minggu pertamanya di Los Angeles adalah hari-hari untuk adaptasi dengan dua ekor anjing. Lho kok ? “Jadi hostfam saya itu punya dua anjing puddle. Ya maklumlah kalau anjing melihat orang baru dia merespon. Kisaran satu minggu pertama, kalau bertemu Zilman, anjing-anjing itu langsung ‘waw waw waw’ . Menggonggong-gonggong gitu,” cerita Zilman sambil tertawa.
Zilman bersekolah di Dorsey High School. Kata Zilman, sekolah itu sangat besar, siswanya berjumlah 4.000 orang dan pertama ke sekolah harus membawa peta sekolah. Berhubung Zilman tinggal di kota besar dengan penduduknya yang multi etnik, ia tidak telalu diperhatikan sebagai ‘bule’ di negara itu. “Sedih juga.Kok nggak dianggap gini ya? Tapi itu yang memancing saya untuk agresif mencari teman,” ujar Zilman semangat. “Oh ya, yang paling susah itu ngapalin nama orang-orang kulit hitam. Soalnya rata-rata wajah mereka sama. Jadi susah membedakannya.” Zilman tertawa terbahak-bahak.
Di Dorsey High School, ia masuk dalam tim olimpiade cerdas cermat sekolah. Ketika semester dua, Zilman tampil sebagai pemeran utama di Elephant theater Hollywood. Ia juga terlibat aktif dalam penggalangan dana untuk korban AIDS serta menjadi panitia dalam lomba marathon di Los Angeles. Prestasi terbaiknya saat ia terpilih Siswa Terbaik di kelas bahasa Spanyol in Dorsey High School, Los Angeles, USA. Karena semua prestasi itu, ia mendapat penghargaan dari pemerintahan Los Angeles sebagai siswa YES yang banyak berprestasi. Selain itu, Zilman diundang oleh Konselat Jendral Indonesia di Los Angeles atas prestasinya tersebut.
Ke Sekolah naik gajah ya?
Ada cerita menyedihkan tapi membangkitkan rasa nasionalisme Zilman dan Abdurrahim. Ketika Zilman memberitahu dirinya sebagai seorang berkewarganegaraan Indonesia, teman-temannya antusias bertanya-tanya tentang Indonesia. “Mereka sangat awam dengan Indonesia. Mereka beranggapan Indonesia itu negara kuno dan terbelakang,” ucap Zilman menggebu. “Mereka bertanya, ‘Ke sekolah naik gajah ya? Tinggalnya diatas pohon ya? Ada nggak Mc. Donald di Indonesia ? Di Indonesia ada tivi nggak?. Kesel juga sih,” lanjutnya.
Begitu pun dengan Abdurrahim, “Sambutan mereka bagus. Dia bilang begini, ‘Kamu dari Indonesia ya? Waw, cool ! Bagus !’ tapi setelah itu dia nanya lagi, ‘Dimana Indonesia itu?’ .” Nah, disitulah keduanya berperan mempromosikan Indonesia. Bahwa negara Indonesia terdiri dari 18 ribu pulau, memiliki 500 bahasa dan 350 ras. Bahwa Indonesia dengan keanekaragamannya itu berada satu dalam satu negara, satu bangsa, dan satu bahasa nasional. “Setelah dijelaskan seperti itu baru mereka bilang ‘Waw!’ ,” kenang Zilman.
Berbalik dari pengalaman-pengalaman seru itulah Abdurrahim dan Zilman bertekad untuk mempromosikan Indonesia. Caranya? Mudah saja, cintai dan lestarikan budaya Indonesia.
(Nilna Rahmi Isna)

Share this:

  • Facebook
  • Twitter
  • Tumblr
  • Email
  • Print
  • Digg
  • LinkedIn
  • Reddit
  • StumbleUpon

Like this:

Like
Be the first to like this post.

Sutan Takdir Alisjahbana

10 Monday Mar 2008

Posted by Nilna R.Isna in Pmail's Journal

≈ Leave a Comment

Tags

Tokoh

Siapakah yang mencetuskan bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu bangsa? Bahasa yang pernah menggetarkan dunia linguistik karena dapat menyatukan penduduk yang berada dalam kurang lebih 13.000 pulau di negara ini? Dialah Sutan Takdir Alisjahbana atau yang akrab disebut STA.
STA adalah sastrawan Indonesia yang melakukan modernisasi bahasa Indonesia sehingga dapat diterima menjadi bahasa Nasional. Ia yang memberikan landasan pembangunan peradaban Indonesia Modern di bidang bahasa. Oleh karena itu STA lebih dikenal sebagai pejuang bahasa daripada seorang sastrawan.
Pada masa pemerintahan Jepang, ia menjadi ketua Komisi Bahasa. STA menjadi pencetus kongres Bahasa Indonesia pertama di Solo. Dalam masa itu juga (1936) ia menulis buku Tata Bahasa Baru Bahasa Indonesia dan berhasil menghimpun 400 ribu istilah dalam bahasa Indonesia.
Akhir perang dunia, kantor komisi bahasa tempatnya bekerja ditutup. Namun, STA tetap berupaya keras agar bahasa Indonesia dapat dipergunakan sebagai bahasa nasional. Lewat majalah Pembina Bahasa yang diterbitkan sekaligus dipimpinnya, STA tetap mempengaruhi perkembangan bahasa Indonesia. Tak salah jika Sutan Takdir Alisjahbana mendapat julukan “Bapak Bahasa Indonesia Modern” karena jasa sebagai tokoh peletak dasar bahasa Indonesia yang akhirnya menjadi alat pemersatu sebuah negara yang memiliki beragam bahasa dari berbagai daerah.
Jika STA masih hidup, maka umurnya sekarang telah mencapai 100 tahun. STA lahir di Natal, Sumatera Utara, 11 Februari 1908. Menamatkan HKS di Bandung (1928), meraih Mr. dari Sekolah Tinggi di Jakarta (1942), dan menerima Dr. Honoris Causa dari UI (1979) dan Universiti Sains, Penang, Malaysia (1987).
Ia telah menulis banyak karya sejak berumur 17 tahun. Setidaknya ada 35 karya terkemuka dimana STA menjadi penulisnya, diantaranya : Layar Terkembang (novel, 1936), Tak Putus Dirundung Malang (novel, 1929), Dian Tak Kunjung Padam (novel, 1932), Anak Perawan di Sarang Penyamun (novel, 1940), beberapa bunga rampai, kumpulan esai, dan juga buku referensi. Atas karya dan jasa-jasanya bagi sastra dan budaya, Sutan Takdir Alisjahbana dianugrahi penghargaan Satyalencana Kebudayaan dari Pemerintah RI, Tahun 1970 dan sebagai Pelopor dan tokoh “Pujangga Baru”.
Desa Tugu adalah lokasi dimana Sutan Takdir Alisjahbana menghabiskan masa tuanya. STA adalah teladan bagi perjalanan bangsa Indonesia menuju masa depan penuh harapan. Dalam sebuah jurnal, namanya dicantumkan dalam “100 tokoh yang mengubah Indonesia”. Beliau meninggal di Jakarta pada 17 Juli 1994. (Berbagai Sumber/Nilna Rahmi Isna)

diterbitkan di tabloid Pmails edisi 128, 09-15 Maret 2008

Share this:

  • Facebook
  • Twitter
  • Tumblr
  • Email
  • Print
  • Digg
  • LinkedIn
  • Reddit
  • StumbleUpon

Like this:

Like
Be the first to like this post.
← Older posts

♣ Penulis

  • Nilna R.Isna

♣ Nilna R. Isna

Public Health Student | General Secretary of Association of Indonesian Public Health Students Organization @ISMKMI | love reading n writing | ordinary girl, who can fall in love | aspires to be a good wife and a good mom | IndonesiaLovers |

♣ Quote fr NY

People who continue to put their lives on the line to defend their faith, become heroes and will continue to exist on in legends. (NY)
The greatest warrior not coming from the comfortable palace, but he come from the deepest, hardest, and dangerous valley. (NY)

♣ Kalender

June 2012
S M T W T F S
« May    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

♣ Halaman

  • Tentang Nilna

♣ Categories

  • Artikel Padek (15)
  • Catatan Harian (123)
  • cerpen (7)
  • Opini (16)
  • Pmail's Journal (149)
  • puisi (21)
  • Uncategorized (49)

♣ Yang digemari

  • Mengenal Kanker Payudara Sedari Dini
  • Cacing-cacing Berbahaya yang Hidup di Usus Manusia
  • Rahasia Burung Hantu di Gelap Malam
  • Sejuta Khasiat Teh Hijau
  • Mengenal Jenis-jenis NAPZA
  • MEKANISME DAN TERAPI ALERGI
  • Makanan Sehat Agar Remaja Bugar dan Ideal
  • I-Unit, Mobil Masa Depan yang Ramah Lingkungan
  • Tahu dan Tempe Penting Bagi Wanita
  • Wirausaha yang cocok Bagi Pelajar

♣ Tulisan Tebaru

  • Bu Endang : Menkes Bersahaja, Penuh Karya Bermakna
  • 1360
  • HUKUM KEKEKALAN TAWA
  • #MayDay
  • PARIPURNA PURA-PURA
  • Maissy…. *terharu*
  • Ketika WASEKJEND Pulang ke Makassar
  • tipi minggu pagi | reblog
  • \
  • Rumah Impian

♣ Yang mereka katakan

Ono slembe on Rahasia Burung Hantu di Gelap…
niw on Mengenal Kanker Payudara Sedar…
kucing on Cacing-cacing Berbahaya yang H…
azhar on Cacing-cacing Berbahaya yang H…
muhammad alfath on Cacing-cacing Berbahaya yang H…
Naili Taya on Wirausaha yang cocok Bagi…
rivah on Mengenal Kanker Payudara Sedar…
rurimadani12 on “Cita-cita jangan satu, harus …
rurimadani12 on “Cita-cita jangan satu, harus …
ambocupu on Kuliner Mengesankan Sepanjang…
Arrez Alimbhook on Mengenal Kanker Payudara Sedar…
anto on Sejuta Khasiat Teh Hijau
nita on Demam Chikunguya, “Demam…
Nilna R.Isna on Tentang Nilna
Nilna R.Isna on Tentang Nilna

♣ Blog Spesifik Nilna

  • Blog Sehat Nilna
  • Catatan Kuliah
  • Cerpen Padang Ekspres
  • Sajak-sajak Nilna R. Isna
  • SMS diterima

♣ Komunitas

  • ISMKMI
  • KU INDONESIA
  • Save Child From Smoke

♣ Media

  • Padang Ekspres
  • Padang Kini
  • Padang Media
  • Padang Today

♣ Sahabat Menulis

  • Alfernado Arlis
  • andelisia Darmansius
  • Cesar Zaihan Camile
  • Chairan Hafzan Yurma
  • Chotic
  • Dedet Pratama Dinata
  • Elsya Crownia
  • Esha Tegar Putra
  • Fanz
  • Freshti Aldi
  • Kadek Ridoi Rahayu
  • Kenfi Stadiora
  • Lafi Munira
  • Maghriza Novita Syahti
  • Rahmadanil
  • Sayyid Madani Syani
  • Vinna Melwanti
  • Yulisa Farma
  • Yusrizal KW
  • Zara Novita Sari

♣ Archives

  • May 2012
  • April 2012
  • March 2012
  • January 2012
  • December 2011
  • November 2011
  • October 2011
  • July 2011
  • June 2011
  • May 2011
  • April 2011
  • January 2011
  • May 2010
  • December 2009
  • November 2009
  • July 2009
  • June 2009
  • May 2009
  • April 2009
  • March 2009
  • February 2009
  • January 2009
  • December 2008
  • November 2008
  • October 2008
  • September 2008
  • August 2008
  • July 2008
  • June 2008
  • May 2008
  • April 2008
  • March 2008
  • February 2008
  • January 2008
  • December 2007
  • November 2007
  • October 2007
  • September 2007
  • August 2007
  • July 2007
  • June 2007
  • May 2007
  • April 2007
  • March 2007
  • February 2007
  • January 2007
  • December 2006
  • November 2006
  • August 2006

♣ Awan Tag

Blak-blakan Buku Curhat dongeng event Iptren ISMKMI Jakarta kampus Kesehatan Komunitas Kuliah Lucu Makassar Nasionalisme P'Mailovers Pendidikan Pmail's Diary RAPIMNAS Sahabat Menulis Sastra SMS tips Tokoh Untuk Indonesia

♣ Blog Stats

  • 257,822 hits

♣ Yang Klik Saat Ini

web tracker

♣ Visitors

free counters

♣ klik www.inioke.com

inioke.com

♣ Facebook Nilna

Profil
Profil Facebook Nilna R. Isna
Buat lencana kamu sendiri

♣ Twitter Nilna

  • @inayahh Makasi kakakku yang cantik.... aamiin aamiinFollow Me16 hours ago
  • @SiskaWitdri Makasi ya dek.... :)))Follow Me16 hours ago
  • @Ayu_Fardila Makasi Ayuuu..Follow Me16 hours ago
  • @nessoo eh,, hehee.. hmmm. *bingungberkatakata* tp yg pasti makaaaasssssiiiiii nesssaaaaaaaaFollow Me16 hours ago
Follow @uninilna

♣

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 22 other followers

♣ Pooling

Nilai blog ini :
(polls)

♣ Milestone

The Big DayJanuary 26th, 2012
The big day is here.

Blog at WordPress.com. Theme: Chateau by Ignacio Ricci.

loading Cancel
Post was not sent - check your email addresses!
Email check failed, please try again
Sorry, your blog cannot share posts by email.