• Tentang Nilna

Nilna.R.Isna

~ Kata Tanpa Jeda

Nilna.R.Isna

Tag Archives: Sastra

PLAT MOTOR PAK HAJI GURU

21 Sunday Dec 2008

Posted by Nilna R.Isna in cerpen

≈ 2 Comments

Tags

Sastra

terbit di Padang Ekspres, 14 Desember 2008

Cerpen Nilna R. Isna


Pak Haji Guru sungguh benci dengan guyonan lokal yang sedang ngetrend di kompleknya. Guyonan itu tak lain datang dari Udin yang baru pulang merantau dari kota. Udin menebarkan virus ‘kota’nya kepada pemuda-pemuda sebayanya. Tak ayal, hampir semua muda-mudi kampung mengikut gaya trendy Udin. Membuat Pak Haji Guru benci sejadi-jadinya.

Gaya trendy Udin itu tak lain tak bukan hanyalah tentang sebuah singkatan. Singkatan itu pun datangnya hanya dari dua buah huruf yang biasa ditulis di belakang nomor polisi atau plat sepeda motor. Kini, akibat virus dari Udin itu, orang-orang kampung jadi waspada terhadap nomor plat motor atau mobil mereka.

BA 1714 SR adalah nomor polisi sepeda motor skutermatik milik Herlina yang jadi bulan-bulanan pertama, korban Udin. Herlina yang bisa dibilang kecentilan senang berkeliling kampung menggunakan skutermatiknya. Kadang ia sendiri, kadang membonceng teman perempuan, dan sering sekali berboncengan bersama teman lelakinya. Jika sudah bersama teman lelakinya, maka Herlina yang dibonceng. Hampir tiap hari Herlina keliling kampung terutama bila senja-senja hari, baik dari arah rumahnya maupun menuju rumahnya. Jika hari Minggu, Herlina sudah standby di depan pagar dengan sepeda motornya menunggu seseorang, lelaki, mungkin kekasihnya, untuk kemudian dibonceng oleh kekasihnya itu.

Jika hari kerja, Herlina hanya bisa memakai sepeda motor jika sudah lewat zuhur. Setelah diusut, ternyata sepeda motor itu tak murni punya Herlina, tapi punya bapaknya. Maka dari itu, Herlina hanya bisa memakai sepeda motor itu sepenuh hari di hari Minggu dan setengah hari di hari kerja. Continue reading »

Share this:

  • Facebook
  • Twitter
  • Tumblr
  • Email
  • Print
  • Digg
  • LinkedIn
  • Reddit
  • StumbleUpon

Like this:

Like
Be the first to like this post.

Sajak-sajak Nilna R. Isna [di edisi khusus penyair perempuan]

08 Monday Sep 2008

Posted by Nilna R.Isna in Pmail's Journal, puisi

≈ 3 Comments

Tags

Sastra

Di seberang jalan
: Efri

Engkau yang berada di seberang jalan

menyapa sesenggukan

Aku yang berada di seberang jalan

menyikat kenangan

Padang, Mei 2008

Laut (2)

demi pasir yang menyusup ke telapak kaki
bahwa pantai menebal dan nya semakin tipis

semusim bocah dikejar laut

dengan setampuk gelisah beraroma tawa
dengan luka gerai

pada sekali yang ombak
dan tanya yang elus

PadaNya,
simpan nafas kita

Padang, Juni 2008

diterbitkan di Tabloid P’Mails edisi khusus penyair perempuan

Share this:

  • Facebook
  • Twitter
  • Tumblr
  • Email
  • Print
  • Digg
  • LinkedIn
  • Reddit
  • StumbleUpon

Like this:

Like
Be the first to like this post.

Kue Bika Ambon

10 Sunday Aug 2008

Posted by Nilna R.Isna in cerpen

≈ Leave a Comment

Tags

Sastra

Cerpen Anak Nilna R. Isna, terbit di halaman Ceria P’Mails

Siang ini Dola belajar masak bersama mama. Dola sudah berjanji pada mama akan membuat kue bika ambon. Semua bahan-bahan sudah dipersiapkan di dapur. Ada tepung sagu, gula pasir, mentega, santan dan telur.
Alat-alatnya juga sudah ada. Ada oven untuk memasak, loyang untuk meletakkan adonan, dan baskom plastik untuk mengaduk adonan. Selain itu ada panci untuk memasak santan, centong kayu untuk mengaduk santan, dan saringan untuk menyaring adonan. Oh iya, ada kompor juga untuk memasak santan dan kuas untuk mengolesi mentega ke loyang.
“Oke Dola, mari kita mulai memasak kue bika ambon,” ujar mama bergaya sambil menyingsingkan lengan bajunya yang panjang. Dola juga ikut-ikutan gaya mama. Ia menyingsingkan lengan bajunya. Dola menambahkan dengan memakai celemek dan memakai sarung tangan.
“Mama tidak pakai celemek ?” tanya Dola.
“Oh tidak, Nak. Hari ini kamu yang memasak. Mama hanya membantu di awal,” jawab mama. Dola mengangguk-angguk.
“Pertama-tama, masukkan tepung sagu ke dalam santan !” kata mama.
Dola mengambil tepung sagu yang masih dibungkus dalam plastik. Kemudian memasukkannya ke dalam baskom plastik yang berisi santan.
“Aduk tepung dan santan dengan tangan sampai merata!” ujar mama lagi.
Dola mengaduk tepung dan santan . Mengaduknya harus sampai rata. Dengan hati-hati dan cermat, Dola mengaduk adonan kue bika ambonnya sambil diperhatikan mama. Tapi ternyata mengaduk adonan kue itu susah sekali dan lama sekali. Continue reading »

Share this:

  • Facebook
  • Twitter
  • Tumblr
  • Email
  • Print
  • Digg
  • LinkedIn
  • Reddit
  • StumbleUpon

Like this:

Like
Be the first to like this post.

Nyawaku Suara

14 Monday Jul 2008

Posted by Nilna R.Isna in cerpen

≈ 2 Comments

Tags

Sastra

Cerpen Nilna R. Isna terbit di Harian Haluan Minggu

Nyawaku Suara

Nilna R. Isna

Anak-anakku bertengkar hebat dengan anak-anaknya di dalam rumahku, di luar rumahku, dan di sebelahku. “Alia, sudah kukatakan padamu, jangan pulang lewat senja. Kamu ini wanita. Sekali lagi kamu pulang lewat senja, kutampar kau!” Itu anak tertuaku. Di luar rumah, ia melayangkan tangannya hendak menampar anaknya.

“Tapi Ayah, aku ke luar rumah bukan untuk main-main. Aku mencari ilmu, aku mencari wawasan, aku memang wanita tapi aku ingin berharga.”

“Harga apa yang kau minta? Dengan kebiasaanmu yang pulang lewat senja, kau justru lebih tidak berharga dari wanita-wanita yang tidak pernah mengecap sekolah sekali pun.”

“Ayah yang tidak pernah menghargai wanita. Ayah yang tidak pernah mau mengerti anaknya. Ayah yang menginginkan saya menjadi wanita terkemuka. Ketika saya tengah menjalani prosesnya, ayah malah membungkam saya, menyuruh saya menghentikan segala aktivitas saya. Ayah hanya butuh hasil. Tapi untuk mencapai hasil itu, saya butuh proses, Ayah.” Anaknya itu semakin memelas.

“Konsep yang kamu pakai itu salah. Salah besar. Kamu terlalu sombong untuk dibesarkan. Kamu sok tahu dengan separo hal yang baru saja kamu dapatkan. Kamu merasa dirimu terlalu hebat dari semua orang yang kau temui di seberang jalan.”

“Terserah Ayah, aku tetap menjadi aku.” Continue reading »

Share this:

  • Facebook
  • Twitter
  • Tumblr
  • Email
  • Print
  • Digg
  • LinkedIn
  • Reddit
  • StumbleUpon

Like this:

Like
Be the first to like this post.

Sajak Sebelum Tidur

15 Sunday Jun 2008

Posted by Nilna R.Isna in puisi

≈ Leave a Comment

Tags

Sastra

Sebelum Penyakit Itu Datang

9 Maret 2008

22:45:00

Aku sendirian di rumah

Kamu apa kabar?

dan penyakit kesepian hinggap selalu

setiap malam sebelum dia tidur

memaksanya membongkar rak-rak

tempatnya menyembunyikan berlembar koran

yang kabarnya tlah usang

sebelum penyakit itu datang

…

Nasib Sang Nasib

12 Maret 2008

22:05:00

Dan sang nasib tak lebih mujur daripada daun

Yang kering terserak digugah angin malam

Pun daun masih terpedulikan bagi mereka

Yang mengeruk untuk nasi di pagi buta

Shubuh itu masih terlalu dini

Sang nasib sendiri menanti

terasa berat dan lama, lalu hujan menambah lambat pagi

tapi sang nasib setia berdiri menunggu mentari

bercahaya kembali Continue reading »

Share this:

  • Facebook
  • Twitter
  • Tumblr
  • Email
  • Print
  • Digg
  • LinkedIn
  • Reddit
  • StumbleUpon

Like this:

Like
Be the first to like this post.
← Older posts

♣ Penulis

  • Nilna R.Isna

♣ Nilna R. Isna

Public Health Student | General Secretary of Association of Indonesian Public Health Students Organization @ISMKMI | love reading n writing | ordinary girl, who can fall in love | aspires to be a good wife and a good mom | IndonesiaLovers |

♣ Quote fr NY

People who continue to put their lives on the line to defend their faith, become heroes and will continue to exist on in legends. (NY)
The greatest warrior not coming from the comfortable palace, but he come from the deepest, hardest, and dangerous valley. (NY)

♣ Kalender

June 2012
S M T W T F S
« May    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

♣ Halaman

  • Tentang Nilna

♣ Categories

  • Artikel Padek (15)
  • Catatan Harian (123)
  • cerpen (7)
  • Opini (16)
  • Pmail's Journal (149)
  • puisi (21)
  • Uncategorized (49)

♣ Yang digemari

  • Mengenal Kanker Payudara Sedari Dini
  • Cacing-cacing Berbahaya yang Hidup di Usus Manusia
  • Rahasia Burung Hantu di Gelap Malam
  • Sejuta Khasiat Teh Hijau
  • Mengenal Jenis-jenis NAPZA
  • MEKANISME DAN TERAPI ALERGI
  • Makanan Sehat Agar Remaja Bugar dan Ideal
  • I-Unit, Mobil Masa Depan yang Ramah Lingkungan
  • Tahu dan Tempe Penting Bagi Wanita
  • Wirausaha yang cocok Bagi Pelajar

♣ Tulisan Tebaru

  • Bu Endang : Menkes Bersahaja, Penuh Karya Bermakna
  • 1360
  • HUKUM KEKEKALAN TAWA
  • #MayDay
  • PARIPURNA PURA-PURA
  • Maissy…. *terharu*
  • Ketika WASEKJEND Pulang ke Makassar
  • tipi minggu pagi | reblog
  • \
  • Rumah Impian

♣ Yang mereka katakan

Ono slembe on Rahasia Burung Hantu di Gelap…
niw on Mengenal Kanker Payudara Sedar…
kucing on Cacing-cacing Berbahaya yang H…
azhar on Cacing-cacing Berbahaya yang H…
muhammad alfath on Cacing-cacing Berbahaya yang H…
Naili Taya on Wirausaha yang cocok Bagi…
rivah on Mengenal Kanker Payudara Sedar…
rurimadani12 on “Cita-cita jangan satu, harus …
rurimadani12 on “Cita-cita jangan satu, harus …
ambocupu on Kuliner Mengesankan Sepanjang…
Arrez Alimbhook on Mengenal Kanker Payudara Sedar…
anto on Sejuta Khasiat Teh Hijau
nita on Demam Chikunguya, “Demam…
Nilna R.Isna on Tentang Nilna
Nilna R.Isna on Tentang Nilna

♣ Blog Spesifik Nilna

  • Blog Sehat Nilna
  • Catatan Kuliah
  • Cerpen Padang Ekspres
  • Sajak-sajak Nilna R. Isna
  • SMS diterima

♣ Komunitas

  • ISMKMI
  • KU INDONESIA
  • Save Child From Smoke

♣ Media

  • Padang Ekspres
  • Padang Kini
  • Padang Media
  • Padang Today

♣ Sahabat Menulis

  • Alfernado Arlis
  • andelisia Darmansius
  • Cesar Zaihan Camile
  • Chairan Hafzan Yurma
  • Chotic
  • Dedet Pratama Dinata
  • Elsya Crownia
  • Esha Tegar Putra
  • Fanz
  • Freshti Aldi
  • Kadek Ridoi Rahayu
  • Kenfi Stadiora
  • Lafi Munira
  • Maghriza Novita Syahti
  • Rahmadanil
  • Sayyid Madani Syani
  • Vinna Melwanti
  • Yulisa Farma
  • Yusrizal KW
  • Zara Novita Sari

♣ Archives

  • May 2012
  • April 2012
  • March 2012
  • January 2012
  • December 2011
  • November 2011
  • October 2011
  • July 2011
  • June 2011
  • May 2011
  • April 2011
  • January 2011
  • May 2010
  • December 2009
  • November 2009
  • July 2009
  • June 2009
  • May 2009
  • April 2009
  • March 2009
  • February 2009
  • January 2009
  • December 2008
  • November 2008
  • October 2008
  • September 2008
  • August 2008
  • July 2008
  • June 2008
  • May 2008
  • April 2008
  • March 2008
  • February 2008
  • January 2008
  • December 2007
  • November 2007
  • October 2007
  • September 2007
  • August 2007
  • July 2007
  • June 2007
  • May 2007
  • April 2007
  • March 2007
  • February 2007
  • January 2007
  • December 2006
  • November 2006
  • August 2006

♣ Awan Tag

Blak-blakan Buku Curhat dongeng event Iptren ISMKMI Jakarta kampus Kesehatan Komunitas Kuliah Lucu Makassar Nasionalisme P'Mailovers Pendidikan Pmail's Diary RAPIMNAS Sahabat Menulis Sastra SMS tips Tokoh Untuk Indonesia

♣ Blog Stats

  • 257,822 hits

♣ Yang Klik Saat Ini

web tracker

♣ Visitors

free counters

♣ klik www.inioke.com

inioke.com

♣ Facebook Nilna

Profil
Profil Facebook Nilna R. Isna
Buat lencana kamu sendiri

♣ Twitter Nilna

  • @inayahh Makasi kakakku yang cantik.... aamiin aamiinFollow Me16 hours ago
  • @SiskaWitdri Makasi ya dek.... :)))Follow Me16 hours ago
  • @Ayu_Fardila Makasi Ayuuu..Follow Me16 hours ago
  • @nessoo eh,, hehee.. hmmm. *bingungberkatakata* tp yg pasti makaaaasssssiiiiii nesssaaaaaaaaFollow Me16 hours ago
Follow @uninilna

♣

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 22 other followers

♣ Pooling

Nilai blog ini :
(polls)

♣ Milestone

The Big DayJanuary 26th, 2012
The big day is here.

Blog at WordPress.com. Theme: Chateau by Ignacio Ricci.

loading Cancel
Post was not sent - check your email addresses!
Email check failed, please try again
Sorry, your blog cannot share posts by email.