“Aku ingin menjadi bunga di rumahmu, yang mengindahkan dan terindahkan”
- suatu malam di telaga, 2011
27 Thursday Oct 2011
Posted in puisi
“Aku ingin menjadi bunga di rumahmu, yang mengindahkan dan terindahkan”
- suatu malam di telaga, 2011
25 Tuesday Oct 2011
Posted in puisi
08 Monday Sep 2008
Posted in Pmail's Journal, puisi
Tags
Di seberang jalan
: Efri
Engkau yang berada di seberang jalan
menyapa sesenggukan
Aku yang berada di seberang jalan
menyikat kenangan
Padang, Mei 2008
Laut (2)
demi pasir yang menyusup ke telapak kaki
bahwa pantai menebal dan nya semakin tipis
semusim bocah dikejar laut
dengan setampuk gelisah beraroma tawa
dengan luka gerai
pada sekali yang ombak
dan tanya yang elus
PadaNya,
simpan nafas kita
Padang, Juni 2008
diterbitkan di Tabloid P’Mails edisi khusus penyair perempuan
15 Sunday Jun 2008
Posted in puisi
Tags
Sebelum Penyakit Itu Datang
9 Maret 2008
22:45:00
Aku sendirian di rumah
Kamu apa kabar?
dan penyakit kesepian hinggap selalu
setiap malam sebelum dia tidur
memaksanya membongkar rak-rak
tempatnya menyembunyikan berlembar koran
yang kabarnya tlah usang
sebelum penyakit itu datang
…
Nasib Sang Nasib
12 Maret 2008
22:05:00
Dan sang nasib tak lebih mujur daripada daun
Yang kering terserak digugah angin malam
Pun daun masih terpedulikan bagi mereka
Yang mengeruk untuk nasi di pagi buta
Shubuh itu masih terlalu dini
Sang nasib sendiri menanti
terasa berat dan lama, lalu hujan menambah lambat pagi
tapi sang nasib setia berdiri menunggu mentari
bercahaya kembali Continue reading »
02 Friday May 2008
Posted in puisi
Tags
: ru
Fajar melepas terang pada pagi
di kilau cahaya embun pematang
berderai-derai
Lirik lama membujuk kalbu
berlomba mengejar langit
matahari kini
Inilah segelintir pasir di kaki bukit
menyeruak belukar
dalam jerami menggunung
Lantai dua, Maret 2007
Antologi Puisi Temu Penyair 2008 : Kampung Dalam Diri