• Tentang Nilna

Nilna.R.Isna

~ Kata Tanpa Jeda

Nilna.R.Isna

Category Archives: Opini

Jiwa Baik yang Cintanya Dinistai

22 Saturday Oct 2011

Posted by Nilna R.Isna in Opini

≈ Leave a Comment

Bagimu, jiwa baik yang cintanya dinistai,

langit ini runtuh, bumi ini gelap, laut mendidih, udara serasa pekat berjelaga, dan air serasa pasir, …

tapi sesungguhnya engkau terluka bukanlah oleh rasa kehilangan orang yang kau cintai; tapi karena rasa terhina, terbuang, tersia-siakan, dan dirampoknya rasa berhak untuk hidup dengan baik.

Pengkhianatan cinta tidak mencabik orang itu darimu, tapi merusak rasa hormat dirimu.

Engkau dibuatnya merasa tak berguna, tak bernilai, tak pantas dihargai, dan tak dipertimbangkan dalam mengalihkan perhatiannya kepada orang lain yang belum tentu sebaik dirimu.

Engkau dibuat bertanya-tanya dalam kesendirianmu mengenai apa yang memantaskanmu bagi perlakuan senista ini.

Memang …,

Pengkhianatan cinta adalah penghinaan terkejam kepada rasa hormatmu kepada dirimu sendiri.

Itu yang menjadikanmu geram dan ingin melihatnya meregang terpanggang api neraka, dan terlantar antara pingsan dan mati di belantara penuh duri dan racun .

Ooh … betapa dendam itu mentenagai malam-malam panjang yang berselang-seling antara tangis dan rencana pembalasan dendam.

Tapi …, karena kebaikan jiwamu – engkau tahu, engkau tak mungkin berlaku kejam bahkan kepada orang yang mengejamimu, … alih-alih engkau melunglai lemah dalam keinginan untuk lari dan menghilang dari kesadaranmu, agar engkau lupa betapa rendahnya engkau diperlakukan.
Continue reading »

Share this:

  • Facebook
  • Twitter
  • Tumblr
  • Email
  • Print
  • Digg
  • LinkedIn
  • Reddit
  • StumbleUpon

Like this:

Like
Be the first to like this post.

Memberi

08 Sunday May 2011

Posted by Nilna R.Isna in Opini, Pmail's Journal

≈ 1 Comment

 Kita lebih sering berharap menerima daripada berpikir untuk memberi. Dari pagi, ketika bangun tidur, kita telah menerima perhatian dari seorang ibu yang membangunkan pagi. Setelah itu, kita menerima sarapan pagi yang kembali disuguhkan oleh ibu. Kemudian, kita menerima uang jajan dari ayah dan diantarkan ke sekolah. Di sekolah, kita menerima pelajaran dari guru. Ketika istirahat sekolah, ditemanin makan siang oleh seorang sahabat. Sewaktu pulang sekolah, kita menerima jasa angkot hingga sampai di rumah. Di rumah, kembali menerima santapan makan siang. Begitu seterusnya hingga malam, hingga pagi lagi.

Kita lebih sering menerima hak dan jarang berpikir untuk memberi hak orang lain. Seorang ibu juga berhak diringankan beban pekerjaan rumahnya, misalnya menyapu rumah, mencuci piring, bahkan membersihkan tempat tidur sendiri dan meletakkan sepatu pada tempatnya juga sudah meringankan beban ibu, dengan kata lain memberikan hak ibu. Pergi ke sekolah tanpa diantarkan oleh ayah juga sudah merupakan bentuk memberikan hak ayah, yaitu diringankan bebannya. Begitu juga dalam lingkungan sekolah, pertemanan, bertetangga, bersaudara, dan bermasyarakat secara luas.

“Memberi memiliki dimensi personal, sosial, dan spiritual,” tulis seseorang dalam artikel yang pernah saya baca. Seorang pemberi memiliki rasa cinta pada orang yang diberinya. Karena memang inti cinta adalah memberi. Memberi apa saja yang diperlukan oleh orang-orang yang kita cintai untuk tumbuh lebih baik dan berbahagia karenanya.

Karena rasa cinta itu, kita dengan mudah memberi. Maka tak heran jika ada seseorang yang harus bersusah payah melaksanakan sesuatu demi memberi kepada orang yang dicintainya. Ukuran ketulusan dan kesetiaan cinta adalah apa yang diberikan kepada yang kita cintai untuk membuatnya menjadi lebih baik. Meskipun memberi itu mesti melawan arus, dibenci orang, dan kadang berhadapan dengan maut. Orang-orang itulah ayah, ibu, saudara, teman, sahabat, dan orang-orang lain yang kita cintai. Continue reading »

Share this:

  • Facebook
  • Twitter
  • Tumblr
  • Email
  • Print
  • Digg
  • LinkedIn
  • Reddit
  • StumbleUpon

Like this:

Like
Be the first to like this post.

Ucapan “Innalillahi”, Pengantar Ucapan Selamat kepada Pemimpin Terpilih

05 Tuesday Apr 2011

Posted by Nilna R.Isna in Opini

≈ 2 Comments

:

:Inalillahi wa ina ilaihi roji’un,..Selamat kepada saudari NILNA R. ISNA yang telah terpilih menjadi SEKJEN ISMKMI periode 2011-2013 melalui MUSYAWARAH MUFAKAT::

Pernyataan ini saya terima dari seorang teman yang menuliskannya di status Facebooknya. Saya kemudian lanjut pada ucapan-ucapan selamat yang muncul sesaat setelah saya terpilih sebagai SEKJEND ISMKMI periode 2011-2013, baik di wall FB, di status teman-teman, dalam postingan grup, maupun melalui sms. Hingga kemudian kembali saya menemukan kata-kata ucapan selamat yang ditulis seorang teman pada wall FB saya.

“Barakallah wa innalillahi wa innailaihi raji’un….Semoga amanah baru menjadi peringan menuju Syurga…”

Jika boleh membuat award untuk “ucapan selamat terbaik”, maka pilihan saya jatuh pada dua untaian kalimat di atas.
Pada awalnya, saya memang kaget. Kenapa justru ungkapan “Innalillahi wa inna ilaihi rojiun” yang saya terima? Tetapi tanpa berpikir macam-macam, tanpa berburuk sangka, saya pahami bahwa ini adalah untaian kalimat terhormat yang saya terima. Bahwa saya telah diingatkan pada “hakikat kepemimpinan”.

Pada sebuah sumber ditemukan hakikat kepemimpinan yang mesti dipahami baik oleh para pemimpin maupun orang-orang yang dipimpin, yaitu sebagai berikut : Continue reading »

Share this:

  • Facebook
  • Twitter
  • Tumblr
  • Email
  • Print
  • Digg
  • LinkedIn
  • Reddit
  • StumbleUpon

Like this:

Like
Be the first to like this post.

Memilih

06 Monday Jul 2009

Posted by Nilna R.Isna in Opini, Pmail's Journal

≈ Leave a Comment

Tags

Blak-blakan

Oleh : Nilna R. Isna

istock_confused-indecisiveBeberapa hari belakangan, saya diramaikan oleh satu kata yang agak merisaukan hati : memilih. Tidak hanya memilih untuk diri sendiri tapi juga memilihkan untuk orang lain. Bukan hanya memilih yang akan menghebohkan orang sejagad tapi juga memilih yang hanya untuk pribadi sendiri. Tentu teman-teman juga tengah mengalami hal yang sama.
Adik sepupu saya yang baru saja tamat SD bertanya dengan pilihan, masuk SMP ini atau MTsN itu atau pesantren di sana? Begitu juga dengan adik kelas saya semasa SMA, “Pilihannya apa ya Kak?,” tanyanya sebelum mengisi formulir SPMB. Teman-teman di kampus lain lagi,  “Kita liburan kemana? Pilih salah satu”. Di rumah, ayah menentukan pilihannya untuk memilih salah satu calon presiden. Di rumah juga, ibu memilih wortel untuk dimasak sebagai sayur hari ini. Saya sendiri sibuk memilih channel televisi pagi ini.
Memang, memilih merupakan hal yang penting dalam menentukan jalan hidup. Banyak orang yang menganggap sepele soal memilih namun banyak juga yang menganggap memilih sebagai suatu yang sulit. Dalam suatu kutipan di internet, saya menemukan “You are the sum total of your choice that you made in your live”. Maksudnya, kamu adalah keseluruhan dari pilihanmu yang dapat menentukan jalan hidupmu. Continue reading »

Share this:

  • Facebook
  • Twitter
  • Tumblr
  • Email
  • Print
  • Digg
  • LinkedIn
  • Reddit
  • StumbleUpon

Like this:

Like
Be the first to like this post.

“Cita-cita jangan satu, harus dua atau tiga!”

08 Sunday Mar 2009

Posted by Nilna R.Isna in Opini, Pmail's Journal

≈ 4 Comments

Tags

Curhat, Pendidikan

TENTANG CITA-CITA
Oleh : Nilna R. Isna

Aku mendengar kalimat ini. Guruku yang mengatakannya, ketika aku dan teman-teman SMA-ku sama-sama duduk lesehan di karpet hijau dalam ruangan labor komputer. Mendengarnya, pikiranku mengulang kepada zaman saat aku masih memakai kemeja putih dan rok merah. Ya, waktu itu, aku masih SD.
“Anak-anak, kalau sudah besar nanti mau jadi apa?,” tanya Bu Guru. Kelas jadi ribut. Murid-murid bersahut-sahutan berebut menyuarakan cita-cita mereka. Aku termasuk dalam orang yang “berani bersama” itu. Berteriak keras-keras berulang-ulang menyuarakan cita-citaku. “Dokter Bu…! Dokter Bu…! Dokter Bu…!” Suaraku melengking mengalahkan suara teman-temanku yang lain. Sewaktu aku masih eS-De, aku dan teman-temanku hanya mengenal lima cita-cita, yaitu dokter, insinyur, polisi, pengusaha dan presiden. Dokter karena kelihatannya hanya dokter yang bisa “dimiliki perempuan”. Insinyur karena Si Doel Anak Sekolahan juga insinyur. Polisi karena photo orang berseragam polisi keren sekali. Pengusaha karena “bapaknya” juga pengusaha. Presiden karena ada photo presiden di depan kelas dan presiden sering masuk TV. Continue reading »

Share this:

  • Facebook
  • Twitter
  • Tumblr
  • Email
  • Print
  • Digg
  • LinkedIn
  • Reddit
  • StumbleUpon

Like this:

Like
One blogger likes this post.
  • rurimadani12
← Older posts

♣ Penulis

  • Nilna R.Isna

♣ Nilna R. Isna

Public Health Student | General Secretary of Association of Indonesian Public Health Students Organization @ISMKMI | love reading n writing | ordinary girl, who can fall in love | aspires to be a good wife and a good mom | IndonesiaLovers |

♣ Quote fr NY

People who continue to put their lives on the line to defend their faith, become heroes and will continue to exist on in legends. (NY)
The greatest warrior not coming from the comfortable palace, but he come from the deepest, hardest, and dangerous valley. (NY)

♣ Kalender

June 2012
S M T W T F S
« May    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

♣ Halaman

  • Tentang Nilna

♣ Categories

  • Artikel Padek (15)
  • Catatan Harian (123)
  • cerpen (7)
  • Opini (16)
  • Pmail's Journal (149)
  • puisi (21)
  • Uncategorized (49)

♣ Yang digemari

  • Mengenal Kanker Payudara Sedari Dini
  • Cacing-cacing Berbahaya yang Hidup di Usus Manusia
  • Rahasia Burung Hantu di Gelap Malam
  • Sejuta Khasiat Teh Hijau
  • Mengenal Jenis-jenis NAPZA
  • MEKANISME DAN TERAPI ALERGI
  • Makanan Sehat Agar Remaja Bugar dan Ideal
  • I-Unit, Mobil Masa Depan yang Ramah Lingkungan
  • Tahu dan Tempe Penting Bagi Wanita
  • Wirausaha yang cocok Bagi Pelajar

♣ Tulisan Tebaru

  • Bu Endang : Menkes Bersahaja, Penuh Karya Bermakna
  • 1360
  • HUKUM KEKEKALAN TAWA
  • #MayDay
  • PARIPURNA PURA-PURA
  • Maissy…. *terharu*
  • Ketika WASEKJEND Pulang ke Makassar
  • tipi minggu pagi | reblog
  • \
  • Rumah Impian

♣ Yang mereka katakan

Ono slembe on Rahasia Burung Hantu di Gelap…
niw on Mengenal Kanker Payudara Sedar…
kucing on Cacing-cacing Berbahaya yang H…
azhar on Cacing-cacing Berbahaya yang H…
muhammad alfath on Cacing-cacing Berbahaya yang H…
Naili Taya on Wirausaha yang cocok Bagi…
rivah on Mengenal Kanker Payudara Sedar…
rurimadani12 on “Cita-cita jangan satu, harus …
rurimadani12 on “Cita-cita jangan satu, harus …
ambocupu on Kuliner Mengesankan Sepanjang…
Arrez Alimbhook on Mengenal Kanker Payudara Sedar…
anto on Sejuta Khasiat Teh Hijau
nita on Demam Chikunguya, “Demam…
Nilna R.Isna on Tentang Nilna
Nilna R.Isna on Tentang Nilna

♣ Blog Spesifik Nilna

  • Blog Sehat Nilna
  • Catatan Kuliah
  • Cerpen Padang Ekspres
  • Sajak-sajak Nilna R. Isna
  • SMS diterima

♣ Komunitas

  • ISMKMI
  • KU INDONESIA
  • Save Child From Smoke

♣ Media

  • Padang Ekspres
  • Padang Kini
  • Padang Media
  • Padang Today

♣ Sahabat Menulis

  • Alfernado Arlis
  • andelisia Darmansius
  • Cesar Zaihan Camile
  • Chairan Hafzan Yurma
  • Chotic
  • Dedet Pratama Dinata
  • Elsya Crownia
  • Esha Tegar Putra
  • Fanz
  • Freshti Aldi
  • Kadek Ridoi Rahayu
  • Kenfi Stadiora
  • Lafi Munira
  • Maghriza Novita Syahti
  • Rahmadanil
  • Sayyid Madani Syani
  • Vinna Melwanti
  • Yulisa Farma
  • Yusrizal KW
  • Zara Novita Sari

♣ Archives

  • May 2012
  • April 2012
  • March 2012
  • January 2012
  • December 2011
  • November 2011
  • October 2011
  • July 2011
  • June 2011
  • May 2011
  • April 2011
  • January 2011
  • May 2010
  • December 2009
  • November 2009
  • July 2009
  • June 2009
  • May 2009
  • April 2009
  • March 2009
  • February 2009
  • January 2009
  • December 2008
  • November 2008
  • October 2008
  • September 2008
  • August 2008
  • July 2008
  • June 2008
  • May 2008
  • April 2008
  • March 2008
  • February 2008
  • January 2008
  • December 2007
  • November 2007
  • October 2007
  • September 2007
  • August 2007
  • July 2007
  • June 2007
  • May 2007
  • April 2007
  • March 2007
  • February 2007
  • January 2007
  • December 2006
  • November 2006
  • August 2006

♣ Awan Tag

Blak-blakan Buku Curhat dongeng event Iptren ISMKMI Jakarta kampus Kesehatan Komunitas Kuliah Lucu Makassar Nasionalisme P'Mailovers Pendidikan Pmail's Diary RAPIMNAS Sahabat Menulis Sastra SMS tips Tokoh Untuk Indonesia

♣ Blog Stats

  • 257,822 hits

♣ Yang Klik Saat Ini

web tracker

♣ Visitors

free counters

♣ klik www.inioke.com

inioke.com

♣ Facebook Nilna

Profil
Profil Facebook Nilna R. Isna
Buat lencana kamu sendiri

♣ Twitter Nilna

  • @inayahh Makasi kakakku yang cantik.... aamiin aamiinFollow Me16 hours ago
  • @SiskaWitdri Makasi ya dek.... :)))Follow Me16 hours ago
  • @Ayu_Fardila Makasi Ayuuu..Follow Me16 hours ago
  • @nessoo eh,, hehee.. hmmm. *bingungberkatakata* tp yg pasti makaaaasssssiiiiii nesssaaaaaaaaFollow Me16 hours ago
Follow @uninilna

♣

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 22 other followers

♣ Pooling

Nilai blog ini :
(polls)

♣ Milestone

The Big DayJanuary 26th, 2012
The big day is here.

Blog at WordPress.com. Theme: Chateau by Ignacio Ricci.

loading Cancel
Post was not sent - check your email addresses!
Email check failed, please try again
Sorry, your blog cannot share posts by email.