Kalau pada temu penyair, saya sebagai peserta maka pada temu munsyid, saya jadi kakak. Kalau pada temu penyair ada diskusi maka pada temu munsyid ada lomba. Hehe. Analoginya cukup oke kan? Tapi itulah yang saya rasakan. 11 Mei 2008 kemarin, saya menghadiri festival nasyid se-Sumatera Barat di SMAN 1 Ulakan Tapakis. Ada 10 alasan yang menarik saya untuk hadir disana.
- Karena saya diundang
- Rahmad Mulyadi, panitia yang mengundang saya, mantan murid kesayangan ibu saya
- Sepupu saya, Farhan Eka Putra ikut lomba atas nama grup nasyid Neo Swaka
- Siswa Ibu saya, grup nasyid Yasmin, juga ikut lomba
- Siswa Tante saya, grup nasyid New Gema, juga ikut lomba
- Neo Swaka ikut lomba
- Katanya, ada siswa SMAN 1 UT yang mau wawancara saya tentang jurnalistik
- Saya belum pernah ke SMAN 1 Ulakan Tapakis
- Ulakan Tapakis itu di Kabupaten Padang Pariaman. Padang Pariaman itu kampung saya.
- Saya terlanjur jatuh cinta pada nasyid
Sebelumnya, saya menghadiri acara serupa yakni Festival Nasyid Tingkat Umum se-Sumatera Barat di Pasar Pakandangan 28-29 Maret 2008 yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Padang Pariaman dengan Remiska (Remaja Mesjid Pauh Kambar). Disana saya ketemu banyak orang yang ternyata sudah mengenal saya (atau sudah saya kenal?). Beberapa grup nasyid seperti Yasmin (SMAN 1 Nan Sabaris) dan Tifa (UNAND) sudah saya ketahui keberadaannya. Kemudian beberapa personil dari grup nasyid Neo Swaka dan Bivalvia Junior (dua grup ini baru terbentuk), juga sudah mengenal saya (atau saya yang mengenal mereka?). Sementara New Gema saya kenal saat festival nasyid di Pakandangan itu.
Nah, semua grup itu (kecuali Tifa) ikut lagi dalam festival nasyid di Ulakan Tapakis ini. Maka, berbahagialah saya bisa bertemu dengan pendakwah-pendakwah penggemar seni musik islami ini. Senang sekali bisa bertemu lagi dengan New Gema dengan segala kekocakan dan kelucuan mereka. Senang sekali bisa bertemu lagi dengan Yasmin yang santun-santun. Senang sekali bisa bertemu lagi dengan Neo Swaka yang “wah!, waw! Funtastic! Keyyen!”.
Dan entah karena apa,saya terlanjur cinta dengan nasyid.
1 Comment(s)
Comments RSS TrackBack Identifier URI
Leave a comment








menurut ku lagu nasyid membangkitkan semangat dakwah juga dapat menyejukkan jiwa yang lelah. asalkan kita tidak terlalu terlena di bawa oleh syair2 yang sedikit romantis. dan semangat dakwah pun tidak hanya ketika mendengar lagu nasyid saja. yaudah ya keep spirit….allahuakbar……….!!!!!!!!!!